MANADOPOST.ID-Presiden Prabowo Subianto harus melakukan langkah radikal dan revolusioner untuk meredam sakit hati Rakyat Indonesia.
Seperti dikatakan Rektor Universitas Gajah Mada Ova Emilia, kebijakan yang tidak berpihak pada keadilan dan malah menambah kesenjangan antara elit dan rakyat, MUTLAK DIBATALKAN.
Semisal, para pejabat negara dan para politisi bergelimang uang dan makan gaji buta sebagai Komisaris BUMN. Selain itu, para anggota dewan mandi/pesta uang dan berjoget ria.
Sementara rakyat setengah mati berusaha tapi hidup susah. Bahkan tambah susah. Semua dipajakin dan uang rakyat hasil pajak itu dinikmati para politisi.
Tidak hanya itu. Aparat pun semena-mena menindak dan menindas rakyat. Bahkan banyak jenderal aktif dan purnawirawan, bermain tambang ilegal dan memorakporandakan lingkungan ibu pertiwi.
Pantauan, antrian solar berbulan-bulan masih terjadi. Kuat diduga, ada permainan aparat atas antrian solar ini.
“Kami dukung Pak Presiden untuk melakukan langkah radikal dan revolusioner demi memperbaiki Indonesia. Tentu dilakukan dengan damai, tenang, dan bukan dengan senjata kekerasan,” kata Andry T dan Hendry M, warga.
Keduanya malah mengusulkan agar Platform Asing dihentikan sementara demi menyelamatkan keutuhan bangsa. “Salah satu provokator utama adalah Platform Asing. Bikin dulu Indonesia seperti China, tanpa platform asing. Lagian banyak uang Indonesia dihisap mereka dan sedikit sekali pajak mereka.”(*)
Editor : Clavel Lukas