MANADOPOST.ID–Untuk pemberdayaan masyarakat Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan, LSM KPKN RI Koalisi Pemantau Kinerja Nasional ) yang masuk dalam FORMASI (forum masyarakast Indonesia emas), yang diketuai LSM Ir Maya Lapian , dampingi Camat Tatapaan Dr. Ciendy Meilanda Ivo Mongkaren, SH., MH sosialisasi menjadi pekerja migran di Jepang.
Kolaborasi LSM dan Pemerintah Kecamatan Tatapaan ini mendapat apresiasi masyarakat, karena mendorong generasi muda untuk memanfaatkan peluang bekerja di Jepang sebagai pekerja migran.
Sosialisasi yang difasilitasi Manado Post kepada para pemuda di Kecamatan Tatapaan ini, digelar Kamis (18/9), di Balai Desa Rap-rap.
Camat Tatapaan, Dr. Ciendy Meilanda Ivo Mongkaren, SH., MH., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya pemberdayaan masyarakat.
Menjalankan butir kedua amanat Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan.
"Tugas kami, mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan endukung program peningkatan kesejahteraan masyarakat. Yakni lewat memfasilitasi pelatihan, sosialisasi, dan kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat. Tujuannya menuju masyarakat desa maju sejahtera sesuai Asta Cita dan visi Bapak Presiden dan visi Gubernur serta Bupati menuju Sulut dan Minsel maju sejahtera,” ujarnya.
Lanjut Camat Mongkaren, peluang kerja di Jepang melalui skema pekerja migran merupakan salah satu jalan strategis untuk meningkatkan taraf hidup generasi muda, sekaligus membuka wawasan mereka tentang dunia internasional.
Dalam sosialisasi ini hadir pula Danramil Kapten Inf. Ferdinan Tedampa, Babinsa Pelda Frits Ponga, serta Hukumtua Desa Rap-rap Yopi Dame yang ikut memberikan dukungan atas program yang mendorong generasi muda berdaya saing global tersebut.
Menarik dalam sosialisasi pekerja migran ini, hadir juga LSM KPKN RI (Koalisi Pemantau Kinerja Nasional ) yang masuk dalam FORMASI (forum masyarakast Indonesia emas), yang diketuai LSM Ir Maya Lapian . Hadir mewakili DPP Debby Sodanding,, Susiati Siman, dan Rekky Aruperes.
Kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi lebih banyak pemuda di Kecamatan Tatapaan untuk memanfaatkan kesempatan kerja di luar negeri secara legal dan terarah, sehingga pada akhirnya dapat membawa dampak positif bagi penurunan angka pengangguran, penurunan angka kemiskinan, dan sebaliknya membawa kesejahteraan keluarga dan kemajuan daerah. (*)
Editor : Tommy Waworundeng