Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Novia Lambey Lantik Sembilan Badan Pimpinan Cabang PIKAT se Wilayah Jabodetabek

Filip Kapantow • Kamis, 9 Oktober 2025 | 20:43 WIB
SAH: Pelantikan 9 BPC se Wilayah Jabodetabek pada 2 Oktober 2025. Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum PIKAT Novia HA Lambey SS didampingi Sekretaris Umum Dr Ir Mareike Moningka Toreh.
SAH: Pelantikan 9 BPC se Wilayah Jabodetabek pada 2 Oktober 2025. Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum PIKAT Novia HA Lambey SS didampingi Sekretaris Umum Dr Ir Mareike Moningka Toreh.
MANADOPOST.ID — Organisasi perempuan tertua kedua di Indonesia, Percintaan Ibu Kepada Anak Temurunnya (PIKAT), terus menunjukkan eksistensinya dalam memperjuangkan peran dan pemberdayaan perempuan di tengah pembangunan nasional. Didirikan Maria Walanda Maramis (MWM) pada tahun 1917, PIKAT kini semakin aktif mengembangkan sayapnya di berbagai daerah.
 
Semangat tersebut terlihat dalam pelantikan sembilan Badan Pimpinan Cabang (BPC) se Wilayah Jabodetabek yang berlangsung pada 2 Oktober 2025. Sembilan cabang yang dilantik meliputi Cililitan, Wulan, Seruni, Pinaesaan, Ina Ni Keke, Sumber Kasih, Melati, Teratai, dan Matuari. Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum PIKAT Novia HA Lambey SS didampingi Sekretaris Umum Dr Ir Mareike Moningka Toreh.
 
Dalam sambutannya, Lambey menegaskan kembali nilai-nilai perjuangan yang diwariskan pendiri PIKAT, MWM, terutama dalam memperjuangkan kesetaraan antara perempuan dan laki-laki di berbagai bidang.
 
“Kepeloporan Ibu MWM telah diakui negara melalui gelar pahlawan nasional. Namun, setelah pelantikan ini, jika para ibu tidak bergerak aktif, kesempatan untuk berkembang akan hilang, dan hal itu juga akan berdampak pada PIKAT,” ujar Lambey.
 
Lambey juga memaparkan sejumlah agenda strategis PIKAT yang menjadi fokus hingga tahun 2026. Beberapa di antaranya mencakup penurunan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, peningkatan kesempatan kerja bagi perempuan, penguatan pendidikan vokasi, serta revitalisasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia organisasi.
 
Tak hanya itu, Lambey menekankan pentingnya menghidupkan kembali BPC di seluruh Nusantara serta mendorong generasi muda untuk lebih mengenal dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan PIKAT.
 
 “Semua agenda ini akan menjadi prioritas kami hingga tahun 2026. Tantangan tentu ada, tetapi komitmen kami bagi PIKAT tidak akan tergoyahkan,” tegas Lambey yang didampingi Bidang Organisasi dan Kaderisasi Pdt Heemlyvartie Danes. Dengan semangat dan komitmen tersebut, PIKAT terus meneguhkan perannya sebagai pelopor. (mpd)
Editor : Filip Kapantow