Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Profil Putra Sulut Brigjen TNI Frans Dicky Tamara Jabat Komisaris Garuda Indonesia: Pengalaman soal Perencanaan Keuangan, Eks Karorenkeu Kemenhan RI

Grand Regar • Jumat, 17 Oktober 2025 | 11:12 WIB

Frans Dicky Tamara, Komisaris Garuda Indonesia
Frans Dicky Tamara, Komisaris Garuda Indonesia
MANADOPOST.ID-Putra Sulut Brigjen TNI (Purn) Frans Dicky Tamara, dipercaya menjabat sebagai Komisaris Garuda Indonesia. Sosok perwira tangguh kelahiran Manado ini menambah deretan putra Sulawesi Utara yang berkiprah di level nasional.

Awal tahun 2025, jenderal TNI AD berpangkat bintang satu tersebut menyelesaikan tugas sebagai Kepala Biro Perencanaan Keuangan (Karorenkeu) Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI.

Brigjen Frans Dicky Tamara masuk jajaran Dewan Komisaris Garuda, usai PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Rabu (15/10/2025).

Lahir di Manado, Brigjen Dicky Tamara mengawali kiprah militernya setelah lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi pada 1991.

Tak salah Brigjen Dicky Tamara menjabat salah satu Komisaris Garuda Indonesia. Di tengah tantangan ekonomi nasional yang menuntut perencanaan matang, nama Brigjen TNI (Purn) Frans Dicky Tamara, mantan Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Setjen Kemenhan, memang layak tampil sebagai solusi untuk memperkuat arah kebijakan negara.

Pernah menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Setjen Kemenhan, Brigjen Dicky mengukir reputasi sebagai perwira yang teliti, visioner, dan berkomitmen pada akuntabilitas.

Semasa kuliah di Unsrat, Dicky Tamara dikenal sebagai mahasiswa berprestasi. Ia bahkan menerima beasiswa dari Astra Internasional Indonesia, serta tugas belajar dari Mabes TNI untuk Program Magister Manajemen di Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Jakarta pada 2009.

Selepas meraih gelar sarjana ekonomi pada 1991, Dicky langsung bergabung dengan TNI AD melalui Pendidikan Sekolah Perwira Militer Wajib (Sepamilwa ABRI 91/92) di Akademi Militer Magelang.

Kariernya terus menanjak — dari Letnan Satu Korps Keuangan (Lettu CKU) pada 1992, Kapten (1998), Mayor (2003), Letkol (2010), Kolonel (2016), hingga akhirnya menyandang pangkat Brigadir Jenderal TNI pada 13 April 2023.

Selama berdinas, ia memegang berbagai posisi strategis di jajaran TNI AD dan Kementerian Pertahanan, di antaranya: Kaurprog Bagprog Sekretariat Ditkuad (1992), Papekas Menarmed 2 Divif 1 Kostrad (1998), Parik Keuangan di Inspektorat Kostrad (2000), Pabanda Progdalwasgar Spaban 1/Ren Staf Operasi Mabes TNI AD (2004), Pasirengar Set Pusdalops Mabes TNI (2005), Kasubbag di berbagai biro Setjen Dephan/Kemenhan (2009–2022), Auditor Madya Inspektorat Jenderal Kemenhan (2021)

Tak hanya di tanah air, Brigjen Dicky Tamara juga pernah mengemban misi perdamaian dunia. Ia tergabung dalam Kontingen Garuda XIV-F UNTAES di Kroasia dan Bosnia (1996) sebagai bagian dari misi PBB di bekas negara Yugoslavia.

Di bidang pendidikan militer, ia menempuh berbagai kursus dan pelatihan di dalam maupun luar negeri, antara lain di Pusdik Keuangan, Pusdik Jasmani TNI AD, Pusdiklat Manajemen Badiklat Kemenhan, serta Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

Atas dedikasi dan pengabdiannya, Brigjen Dicky Tamara dianugerahi berbagai tanda kehormatan dan bintang jasa, di antaranya: Satyalancana Santi Dharma, Satyalancana Kesetiaan VIII, XVI, dan XXIV, Satyalancana Dwidya Sistha, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Yudha Dharma Nararya, Medali UNTAES (PBB).

Latar belakang akademiknya di Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi (1991), ditambah disiplin militer sejak menempuh Sepamilwa ABRI 91/92, menjadikan pengabdiannya lengkap, memadukan kecakapan teknis dengan ketegasan kepemimpinan.

Penunjukan Brigjen (Purn) Frans Dicky Tamara sebagai Komisaris Garuda Indonesia bukan hanya bentuk penghargaan atas karier militernya yang gemilang, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Utara. Dari Sulawesi Utara, semangat pengabdian dan disiplin seorang putra daerah kini terbang tinggi bersama Garuda Indonesia.(gnr)

Editor : Grand Regar
#Frans dicky tamara #Komisaris Garuda Indonesia