MANADOPOST.ID —Tiga hari lagi Bangsa Indonesia akan memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November.
Seluruh daerah tentu berbangga jika di daerahnya banyak pahlawan yang ikut berjuang merebut kemerdekaan. Ada daerah yang memiliki banyak pahlawan, tapi ada daerah juga yang sedikit pahlawan.
Berdasarkan hasil analisis data jumlah pahlawan nasional dihitung berdasarkan persentase jumlah penduduk, Sulawesi Utara menempati posisi kedua provinsi dengan rasio pahlawan nasional terbanyak di Indonesia dibanding provinsi lain.
Dengan 11 pahlawan nasional dan jumlah penduduk sekitar 2,6 juta jiwa, Sulawesi Utara mencatat rasio sekitar 4,6 pahlawan per satu juta penduduk.
Angka ini menempatkan Bumi Nyiur Melambai di bawah Daerah Istimewa Yogyakarta, yang memimpin dengan 6,07 pahlawan per satu juta penduduk.
Posisi ketiga ditempati Sumatera Barat dengan 2,4 pahlawan per satu juta penduduk, disusul Aceh (1,55) dan Sulawesi Selatan (1,06).
Sementara provinsi berpenduduk besar seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat memiliki rasio jauh lebih rendah karena populasi penduduk yang banyak.
“Ini bukti bahwa semangat kepahlawanan masyarakat Sulawesi Utara sangat tinggi, meskipun jumlah penduduk tidak sebanyak provinsi lain. Dari Tondano sampai Tahuna, sejarah mencatat banyak tokoh besar yang berjuang untuk kemerdekaan dan persatuan bangsa,” ujar sejumlah pemerhati sejarah lokal di Sulut.
Dengan perbandingan jumlah pahlawan terhadap penduduk yang begitu tinggi, Sulawesi Utara layak disebut sebagai salah satu provinsi paling heroik di Indonesia.
11 pahlawan nasional berasal dari Sulawesi Utara, di antaranya:
1. Dr. G.S.S.J. Ratulangi,
2. Maria Walanda Maramis,
3. Arie Frederik Lasut,
4. Pierre Tendean,
5. Robert Wolter Mongisidi,
6. Jahja Daniel Dharma (John Lie),
7. Lambertus Nicodemus Palar,
8. Bernard Wilhelm Lapian,
9. A.A. Maramis,
10. Arnold Mononutu,
11. Bataha Santiago
Berikut adalah daftar pahlawan nasional asal Sulawesi Utara beserta perannya:
1. Dr. G.S.S.J. Ratulangi: Tokoh pendidikan, intelektual, dan pejuang kemerdekaan.
2. Maria Walanda Maramis: Pelopor gerakan perempuan yang mendirikan PIKAT dan memperjuangkan pendidikan wanita.
3. Arie Frederik Lasut: Kepala Pertambangan dan Geologi di masa pendudukan Jepang yang gigih berjuang untuk Indonesia.
4. Pierre Tendean: Pahlawan Revolusi yang gugur dalam tugasnya.
5. Robert Wolter Mongisidi: Pejuang kemerdekaan yang berani dari Sulawesi.
6. Jahja Daniel Dharma (John Lie): Laksamana TNI AL yang berjuang di laut dan dikenal heroik.
7. Lambertus Nicodemus Palar: Diplomat yang berjuang lewat diplomasi di PBB sehingga Amerika dan sekutunya mengakui kemerdekaan Indonesia serta mendesak Belanda angkat kaki dari Bumi Pertiwi.
8. Bernard Wilhelm Lapian: Tokoh yang berjuang di masa kemerdekaan dan menjabat sebagai gubernur pertama Sulawesi.
9. A.A. Maramis (Alexander Andries Maramis): Salah satu pendiri Republik Indonesia dan menteri keuangan pertama.
10. Arnold Mononutu: Tokoh yang juga diakui sebagai pahlawan nasional atas jasanya.
11. Bataha Santiago: Raja Kerajaan Manganitu yang menolak perjanjian dengan VOC Belanda.
Saat ini menurut pemerhati pejuang nasional asal Sulut Bode Talumewo, sementara diusulkan 5 orang untuk jadi pahlawan nasional. Yakni:
1. Alex Kawilarang
2. Daan Mogot
3. HV Worang
4. Mendur bersaudara
5. Kyai Modjo
Jika diterima, pahlawan nasional asal Sulut akan bertambah menjadi total 16 pahlawan.
Di bawah ini daftar Nama-Nama pahlawan 34 Provinsi di Indonesia, Aceh hingga Papua, dirangkum dari beberapa sumber.
1. Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
Teuku Umar, Cut Nyak Dhien, Cut Nyak Meutia, Teuku Cik di Tiro Muhammad Saman, Teuku Nyak Arief, Sultan Iskandar Muda, Teuku Muhammad Hasan,
2. Provinsi Sumatra Barat
Mohammad Hatta, Tan Malaka, Sutan Sjahrir, K.H. Agus Salim, Abdul Muis, Tuanku Imam Bonjol, Muhammad Yamin, HR Rasuna Said, Ilyas Ya'kub, Hazairin, Bagindo Azizchan, Dr. Mohammad Natsir, Buya Hamka, Syafruddin Prawiranegara.
3. Provinsi Sumatra Utara
Sisingamangaraja XII, Dr. Ferdinand Lumban Tobing (F. L. Tobing), K. H. Zainul Arifin, Mayjen TNI Anm. D. I. Pandjaitan, Tengku Amir Hamzah, H. Adam Malik, Jenderal Besar TNI A. H. Nasution, Kiras Bangun (Garamata), Tahi Bonar Simatupang (T. B. Simatupang), Letjen TNI (Purn.) Djamin Ginting, Lafran Pane, Mr. Sutan M. Amin Nasution
4. Provinsi Riau
Raja Ali Haji (RAH), Tuanku Tambusai, Syarifah Latifah.
5. Provinsi Kepulauan Riau
Raja Haji Fisabilillah, Sultan Mahmud Riayat Syah, dan Sultan Syarif Kasim II.
6. Provinsi Jambi
Thaha Syaifuddin, Kolonel Abunjani, Depati Parbo, Raden Mattaher, Makallam, Mayor H. Syamsudin Uban, Mayjen A Thalib.
7. Provinsi Sumatra Selatan
Adenan Kapau Gani, Sultan Mahmud Badaruddin II, A.M Thalib.
8. Provinsi Bengkulu
Fatmawati, Hazairin
9. Provinsi Bangka Belitung
HAS Hanandjoeddin, Depati Amir
10. Provinsi Lampung
Radin Inten II, Pangeran Purba Jaya, Pangeran Dalom Merah Dani, Pangeran Maulana Balyan.
11. Provinsi Banten
Sultan Ageng Tirtayasa
12. Provinsi DKI Jakarta
Mohammad Husni Thamrin, WR Supratman, Ismail Marzuki, Abdulrachman Saleh, Piere Tendean, Achmad Subardjo.
13. Provinsi Jawa Barat
K.H. Abdoel Halim, Raden Dewi Sartika, Gatot Mangkoepradja, Prof. Mr. Iwa Koesoema Soemantri, Prof. Dr. R. Soelaiman Effendi Koesoemah Atmadja, SH., Maskoen Soemadiredja, KH. Noer Alie, Raden Otto Iskandar di Nata, Laksamana Laut Raden Eddy Martadinata, K.H. Zaenal Moesthofa, Hoedaeni.
14. Provinsi Jawa Tengah
Achmad Rifai, Ahmad Yani, Albertus Soegijapranata, Alimin Cipto Mangunkusumo, Djatikusumo, Gatot Soebroto, Juanda Kartawijaya, Ki Mangunsarkoro, Muhammad Mangundiprojo, Muwardi, Nyi Ageng Serang, Pakubuwono VI, Pakubuwana X, Pangeran Sambernyowo, R. A. Kartini, R. Suprapto, S. Parman, Saharjo, Samanhudi, Slamet Riyadi, Sudirman, Suharso, Sukarjo Wiryopranoto, Supeno, Supomo, Sutoyo Siswomiharjo, Tien Suharto, Tirto Adi Suryo, Urip Sumoharjo, Yos Sudarso.
15. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Pangeran Diponegoro, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, KH Ahmad Dahlan, dr Wahidin Sudirohusodo, Ki Hajar Dewantara, Dr KRT Radjiman Wedyodiningrat, Abdulrahman Saleh, Adisucipto, Agung Hanyokrokusumo, Fakhruddin, Sri Sultan Hamengkubuwono I, I.J. Kasimo H, Katamso D, Ki Bagus Hadikusumo, Nyai Ahmad Dahlan, Sugiono, Suryopranoto
16. Provinsi Jawa Timur
A. Wahab Hasbullah, Basuki Rahmat, Douwes Dekker, H.O.S. Tjokroaminoto, Halim Perdanakusuma, Harun Thohir, Hasyim Ashari, Iswahyudi, M.T. Haryono, Mas Isman, Mas Mansur, Moehammad Jasin, Mustopo, Sukarni, Sukarno, Supriyadi, Suroso, Suryo, Bung Tomo, Sutomo, Usman Janatin, W. R. Supratman, Wahid Hasyim.
17. Provinsi Bali
Nama pahlawan 34 provinsi di Indonesia dari Bali yaitu I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Ketut Jelantik, I Gusti Ketut Pudja, I Gusti Ngurah Made Agung, Ida Anak Agung Gde Agung.
18. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)
Izaak Huru Doko.
19. Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)
TGKH M Zainuddin Abdul Madjid.
20. Provinsi Kalimantan Tengah
Marsekal Pertama Tjilik Riwut.
21. Provinsi Kalimantan Barat
Abdul Kadir Gelar Raden Temenggung Setia, dr. Raden Rubini Natawisastra.
22. Provinsi Kalimantan Timur
Sultan Aji Muhammad Idris.
23. Provinsi Kalimantan Selatan
Pangeran Antasari, Brigjen Hasan Basry, KH Idham Chalid, Ir H Pangeran Muhammad Noor.
24. Provinsi Kalimantan Utara
Drs Saadillah Mursyid.
25. Provinsi Sulawesi Utara
Dr Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi, Arie Frederik Lasut, Maria Walanda Maramis, Robert Wolter Mongisidi, Pierre Tendean, Jahja Daniel Dharma (John Lie), Lambertus Nicodemus Palar, Bernard Wilhelm Lapian, AA Maramis, Arnold Mononutu, Bataha Santiago.
26. Provinsi Sulawesi Tengah
Tombolotutu.
27. Provinsi Sulawesi Barat
Muhammad Amier, Hamma' Saleh, Puanna Su'ding, I Calo Ammana Wewang, H. M. Djud Pantje, Abd. Wahab Anas, H. Abdul Rachman Tamma, Riri Amin Daud, Hj. Andi Depu, HJ. Sitti Maemunah, Abdul Rauf, Baharuddin Lopa, Andi Tonra, Raden Soeradi, I Masa dan Hj. Rosmiani Ahmad.
28. Provinsi Sulawesi Selatan
Sultan Hasanuddin, Ranggong Daeng Romo, Andi Mappanyukki, Pong Tiku, La Maddukelleng, Andi Djemma, Emmy Saelan, Andi Pangerang Petta Rani, Syekh Yusuf Tajul Khalwati, Andi Abdullah Bau Massepe, Opu Daeng Risadju, Padjonga Daeng Ngalle, Andi Sultan Daeng Radja.
29. Provinsi Sulawesi Tenggara
Himayatuddin Muhammad Saidi.
30. Provinsi Gorontalo
H. Nani Wartabone.
31. Provinsi Maluku
Thomas Matulessy/Pattimura, Sultan Babullah, Johannes Leimena, Martha Christina Tiahahu, Willem Johannes Latumenten, Johannes Latuharhary.
32. Provinsi Maluku Utara
Sultan Nuku, Salahuddin bin Talabuddin.
33. Provinsi Papua
Frans Kaisiepo, Marthen Indey, Silas Papare, Johannes Abraham Dimara.
34. Provinsi Papua Barat
Machmud Singerei Rumagesan.
Itulah daftar nama pahlawan 34 provinsi yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia seperti dilansir dari CNN. (cnn/mp/*)