MANADOPOST.ID— Kepergian Hj. Rugaiya Usman pada Ahad (16/11) tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga menutup sebuah kisah panjang cinta dan kebersamaan yang telah dibangun bersama Jenderal TNI (Purn.) Wiranto selama hampir 50 tahun.
Kisah mereka bermula ketika Rugaiya masih berusia 15 tahun, duduk di kelas 1 SMA.
Kala iutu, Ia aktif mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler mulai dari gerak jalan, baca puisi, menyanyi di radio, hingga ajang pemilihan ratu.
Di ajang itulah, takdir mempertemukan mereka. Wiranto hadir sebagai juri menggantikan temannya.
Dari pertemuan itu, mereka mulai saling mengenal, saling mendukung, hingga akhirnya menikah pada 22 Februari 1975.
Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga orang anak. Selama puluhan tahun, keduanya dikenal sebagai pasangan yang harmonis, saling melengkapi, dan selalu menjaga komitmen rumah tangga di tengah perjalanan karier Wiranto yang penuh dinamika.
Di balik sosok Wiranto sebagai tokoh nasional, Rugaiya hadir sebagai figur penopang yang kuat pendamping setia yang tidak hanya mengurus keluarga tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial.
Ia sering berkunjung ke beberapa daerah termasuk Gorontalo dan Manado untuk memberikan santunan dan bantuan kemanusiaan.
Semasa hidup, sosoknya menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang.
Editor : Ayurahmi Rais