MANADOPOST.ID- Nama Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado kembali berkibar di tingkat nasional. Pasalnya Dr Ferry Daud Liando SIP MSi, yang kini menjabat Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) kampus Tumou Tou, dipilih Bawaslu RI untuk menjadi Juri Nasional, Lomba Debat Hukum Pemilu Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia tahun 2025, di Hotel Mercure Kawasan Ancol Jakarta.
Dari informasi yang diperoleh, sejumlah nama besar ikut menghiasi jajaran juri nasional tersebut. Diantaranya Pengajar Hukum Pemilu UI Titi Anggraini, Mantan Ketua Bawaslu RI Prof Dr Muhamad, Anggota DKPP RI Dr Dewi Petalolo, anggota Komisi Yudisial RI Abhan. Juga Dr Endang Sulastri mantan KPU RI, Dr Khairul Fahmi yang adalah dosen Hukum Tata Negara Universitas Andalas serta beberapa nama lain.
Menariknya ini kelima kalinya Liando didapuk sebagai Juri Nasional. Pasca Bawalsu RI menggelar Debat Hukum Pemilu Antar Perguruan Tingkat Nasional pertama pada 2019 lalu, Liando selalu dipercayakan dalam tugas tersebut.
Diketahui, ada beberapa alasan kuat dipilihnya Ferry Daud Liando. Sebab dikenal sebagai akademisi kepemiluan di Sulawesi Utara yang penelitiannya fokus pada peminatan pemilu dan demokrasi. Dengan mata kuliah yang diajarkan adalah Sistem Kepartaian dan Pemilu, Perwakilan Politik, HAM dan Demokrasi serta Kebijakan Publik.
Pun pada 2015 lalu, bersama perwakilan dari PT bekerja sama dengan KPU RI, membentuk konsorsium Pendidikan Pascasarjana Tata Kelola Pemilu. Yang di tahun 2016 menjadi tim penyusun naskah akademik RUU Pemilu bersama tim kemitraan, Prof Ramlan Surbakti, Prof Saldi Isra, Hasyim Ashari dan lainnya. Juga menjadi Ketua Tim Penyusun Grand Desain Kurikulum Penguatan Kapasitas Bawaslu RI.
Tak sampai disitu, tahun 2019, 2022, 2023, 2024 dan 2025, Liando juga merupakan Juri Nasional untuk Lomba Debat Hukum Pemilu. Di DKPP pernah menjadi Tim Pemeriksa Daerah pada tahun 2020-2022 dan menjadi tim ahli penyusun Indeks Kode Etik Penyelenggara Pemilu (IKEPP).
Di tahun 2020, juga diangkat menjadi Tim Pakar Kesekjenan KPU RI. Serta 2017 dan 2022, terpilih menjadi tim ahli penilai makalah calon anggota KPU/Bawaslu RI. Juga telah menulis ratusan judul karya ilmiah dibidang kepemiluan untuk jurnal, buku, majalah, naskah akademik maupun kajian. Dan sejak tahun 2017 hingga sekarang, diangkat sebagai tim editor jurnal Tata Kelola Pemilu KPU RI.
Tahun 2015 lulus scholarship program for Political Thougt di Massachusetts University Amerika Serikat. 2018 menjadi utusan Indonesia pada forum internasional “Civil Society Partisipation in the Indo Pacific” di Malaysia. Dan kini sebagai Pembina Pusat Studi Kepemiluan FISIP Unsrat, Pengajar pada Akademi Pemilu dan Demokrasi (APD) dan Wakil Sekjen Pengurus Pusat Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI).
Juga menjabat Dewan Pengawas Asosiasi Program Studi Ilmu Politik (APSIPOL) Indonesia periode 2025-2027. Diakhir tahun 2025 di tunjuk Bawaslu RI sebagai Pakar pada Electoral Supervisory Leadership Award 2025.(*)
Editor : Reza Abdilah