MANADOPOST.ID– Sukacita Natal menyelimuti Mission Center GMIM pada Senin (1/12), ketika sekitar 1.500 pendeta dan guru agama GMIM berkumpul dalam Ibadah Menyambut Natal Kerukunan Keluarga Pendeta dan Guru Agama (KKPGA) GMIM tahun 2025.
Ibadah berlangsung penuh kegembiraan dan kehangatan. Liturgos dipimpin oleh Pdt Santje Tombeg, M.Th, sementara khotbah disampaikan oleh Pdt Djefry Erel Saisab, S.Th., M.Si, yang membawakan firman Tuhan dengan penuh penguatan dan pengharapan menjelang perayaan Natal.
Kebahagiaan tersebut semakin lengkap dengan kehadiran Ketua II Majelis Pekerja Harian (MPH) Persatuan Gereja di Indonesia (PGI) Prof (HC) Olly Dondokambey dan Ketua KKPGA Pdt Dr Vanny Suoth, M.Th, yang turut memberikan sambutan.
Di momen yang sama, Ketua Panitia Rey Dondokambey juga memberikan Diakonia kepada seluruh pendeta dan guru agama sebagai bentuk kasih dan kepedulian menjelang Natal.
Dalam sambutannya, Ketua II PGI unsur nonpendeta Olly Dondokambey menyampaikan rasa syukur karena dapat merayakan momen penuh sukacita ini bersama ribuan pelayan Tuhan.
“Menjadi sukacita yang besar karena bersama-sama menyambut dan merayakan hari Natal di tahun 2025 ini. Hari ini kita bersyukur karena Pdt Saisab sudah membawakan firman yang begitu indah, sehingga seluruh pendeta, guru agama, serta tamu undangan yang hadir kelihatan bersukacita semua,” ujarnya.
Olly juga memberi salam Natal atas nama MPH PGI kepada seluruh pendeta dan guru agama GMIM.
“Saya tentunya bersama teman-teman MPH–PGI mengucapkan selamat menyambut Natal bagi para pendeta dan guru agama yang ada di GMIM,” ungkapnya.
Ia menuturkan momen ini menjadi kebahagiaan tersendiri karena dapat berkumpul dalam perayaan natal bersama ribuan pelayan gereja.
“Tentunya ini menjadi suatu kebahagiaan pribadi bagi saya karena bisa merayakan Natal bersama. Dan bersukacita karena menurut panitia, yang hadir hari ini ada 1.500 orang pendeta dan guru agama,” tambah Olly.
Perayaan Natal KKPGA GMIM 2025 ini tidak hanya menjadi wadah persekutuan, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan para pelayan gereja menjelang perayaan kelahiran Kristus. (rez)
Editor : Tommy Waworundeng