Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Jelang Nataru, Gubernur Yulius Selvanus Pastikan Harga dan Stok Bapok Stabil, Hingga Transportasi Aman

Angel Rumeen • Jumat, 5 Desember 2025 | 07:00 WIB

 

 

Gubernur Yulius Selvanus ketika mengumpulkan instansi teknis jelang Nataru, Kamis (4/12).
Gubernur Yulius Selvanus ketika mengumpulkan instansi teknis jelang Nataru, Kamis (4/12).

MANADOPOST.ID—Gubernur Sulut Yulius Selvanus gerak cepat. Menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru), pihaknya mulai memperkuat langkah antisipasi, memastikan kebutuhan pokok (bapok) tetap stabil.

Kamis (4/12), gubernur kumpulkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, untuk merumuskan strategi pengendalian harga dan pencegahan inflasi. Selain OPD di lingkup Pemprov Sulut, gubernur juga menghadirkan Forkopimda serta sejumlah instansi vertikal.

Dalam rapat tersebut, Gubernur menegaskan gejolak harga menjelang Nataru hampir selalu terjadi, sehingga persiapan harus dilakukan lebih awal.

Ia mengingatkan seluruh OPD terkait untuk bergerak cepat dan konkret. “Saya tidak ingin masyarakat terbebani dengan lonjakan harga. Pengawasan pasar harus nyata, dan intervensi harus cepat bila terjadi kenaikan yang tidak wajar,” tegasnya.

Salah satu instruksi utama gubernur adalah memperbanyak inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar tradisional maupun ritel modern.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah diminta meningkatkan pemantauan harga sekaligus memastikan kelayakan konsumsi bahan pangan. “Harga terus dipantau, stok dicek. Keamanan pangan jangan sampai luput. Masyarakat harus merasa aman saat berbelanja,” ujar Gubernur Yulius.

Selain itu, Dinas Pangan Daerah didorong memperkuat Satgas Pangan, menjaga ketersediaan stok, serta memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.

Upaya penyaluran beras cadangan pemerintah provinsi kepada masyarakat rentan juga diperintahkan untuk dipercepat.

Pemprov Sulut turut menekankan pentingnya menjaga kelancaran distribusi kebutuhan pokok. Karena itu, Biro Perekonomian diminta memperkuat koordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Di sektor perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan ditugaskan memastikan stok ikan tetap stabil, terutama mengingat jelang Nataru konsumsi ikan masyarakat biasanya meningkat.

Pengamanan arus transportasi juga menjadi fokus. Dinas Perhubungan diarahkan melakukan pengawasan ketat di jalur darat, laut, dan udara, termasuk melaksanakan ramp check untuk armada angkutan umum.

Gubernur menegaskan, “Arus perjalanan masyarakat pasti meningkat. Transportasi harus aman, tertib, dan terkendali.”

Sektor kesehatan pun tidak luput dari perhatian. Dinas Kesehatan diminta menyiagakan tenaga medis selama 1x24 jam, memastikan kesiapan fasilitas kesehatan, serta membuka posko kesehatan dan layanan pemeriksaan gratis di titik-titik strategis. Sementara itu, Dinas Pariwisata diinstruksikan mengantisipasi lonjakan wisatawan di destinasi unggulan agar tidak terjadi kemacetan maupun risiko insiden di lokasi wisata.

Gubernur memberi arahan khusus kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk memetakan potensi kerawanan sosial dan ancaman siber menjelang hari raya.

 

Menutup rapat, Gubernur menekankan pentingnya kerja lintas sektor yang nyata dan tidak sekadar administratif. “Seluruh instansi harus terus menjaga koordinasi. Jangan hanya siap di atas kertas, tetapi harus hadir di lapangan,” tandasnya.(gel)

Editor : Angel Rumeen