Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Presiden IMA Pusat Suparno Djasmin: Kontribusi 60 Persen PDB, UMKM Jadi Penopang Ekonomi Nasional dan Harus Terus Ditingkatkan

Tommy Waworundeng • Sabtu, 6 Desember 2025 | 09:44 WIB

Presiden IMA Pusat Suparno Djasmin: Kontribusi 60 Persen PDB, UMKM Jadi Penopang Ekonomi Nasional dan Harus Terus Ditingkatkan
Presiden IMA Pusat Suparno Djasmin: Kontribusi 60 Persen PDB, UMKM Jadi Penopang Ekonomi Nasional dan Harus Terus Ditingkatkan

MANADOPOST.ID — Presiden Indonesia Marketing Association (IMA) Pusat, Suparno Djasmin, menegaskan peran besar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai fondasi utama perekonomian Indonesia.

Hal ini disampaikannya dalam welcoming speech pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IMA yang dirangkaikan dengan IMA UMKM & Tourism Award 2025 di Hotel Four Points Surabaya, Sabtu (6/12).

Suparno menyebut UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional, terlihat dari kontribusinya yang mencapai lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Tak hanya itu, sektor ini juga menyerap hampir 97% tenaga kerja di seluruh Tanah Air.

“Hingga saat ini jumlah UMKM sudah melampaui 64 juta unit usaha. Ini menunjukkan betapa strategisnya peran UMKM dalam menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Suparno.

Selain mendominasi struktur usaha nasional, UMKM juga memberikan kontribusi penting terhadap ekspor Indonesia. Suparno menyebut kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional mencapai sekitar 15,7%. Angka ini menurutnya masih bisa terus didorong.

“Kontribusi ekspor UMKM akan terus ditingkatkan tahun ini. Hal ini penting untuk mendukung target pertumbuhan ekspor nasional sekitar 9% dalam lima tahun mendatang,” katanya.

 

Suparno Djasmin juga menegaskan komitmen organisasi dalam memperkuat ekosistem pemasaran nasional, khususnya bagi pelaku UMKM, di tengah persaingan global yang semakin ketat. Hal ini disampaikan Suparno dalam sambutannya pada Rakernas IMA yang dirangkaikan dengan IMA UMKM & Tourism Award 2025.

Suparno menegaskan bahwa sebagai organisasi profesional marketing dengan 103 chapter dan 6.800 anggota di seluruh provinsi di Indonesia, IMA terus berupaya memberikan kontribusi nyata melalui kegiatan knowledge sharing, networking, dan program sosial.

Rakernas IMA 2025 mengangkat tema “Marketing Excellence in Rapidly Changing Business Environment”, yang menurut Suparno menjadi pengingat bagi para pemasar untuk terus berinovasi dalam strategi marketing dan bisnis. Lingkungan usaha yang berubah cepat, katanya, menuntut pelaku bisnis—terutama UMKM—untuk adaptif agar mampu meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

Suparno menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, peluang ekspor bagi produk UMKM semakin terbuka lebar. Produk makanan-minuman, kerajinan, fesyen hingga ekonomi kreatif kini makin banyak diminati.

“Pemasaran yang tepat tidak hanya memperluas pasar dalam negeri, tetapi juga memperkuat posisi produk Indonesia di negara-negara tujuan ekspor,” ujar Suparno. Ia menambahkan bahwa penguatan kompetensi pemasaran memiliki dampak langsung pada terbukanya akses pasar baru dan peningkatan kontribusi UMKM terhadap devisa negara.

"Tahun ini, IMA kembali menyelenggarakan IMA UMKM Award, sebuah program pelatihan pemasaran komprehensif bagi pelaku UMKM meliputi positioning, diferensiasi, branding, serta penguatan kewirausahaan. Suparno bersyukur karena jumlah pendaftar meningkat signifikan dari 600 menjadi 807 peserta," jelas Presiden IMA tiga periode

Dari angka tersebut, 20 UMKM terbaik akan mengikuti pelatihan intensif dari para ahli marketing sebelum dipilih sebagai pemenang IMA UMKM Award 2025.

Untuk memperluas dampak pelatihan, IMA juga menggelar IMA UMKM Exhibition selama dua hari di Jakarta, yang menampilkan produk-produk unggulan dari 20 UMKM peserta. Produk yang ditampilkan bukan hanya menunjukkan kreativitas, tetapi juga potensi ekspor dari berbagai daerah di Indonesia.

Dukung Visi Indonesia Emas 2045.
Suparno menegaskan bahwa penyelenggaraan Rakernas, UMKM Award, dan Exhibition merupakan bagian dari kontribusi IMA dalam memperkuat daya saing produk Indonesia di era global.

“Dengan dukungan pengusaha, profesional, akademisi, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan, kita dapat memperkuat ekosistem ekspor UMKM menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Presiden IMA Pusat tersebut.

Menutup sambutannya, Suparno menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang dan seluruh peserta IMA UMKM Award 2025. Ia berharap kontribusi UMKM Indonesia semakin berdampak luas bagi masyarakat dan kemajuan ekonomi nasional.

Rakernas IMA tahun ini dihadiri sekitar 103 Presiden IMA Chapter dan Koordinator Wilayah (Korwil) dari seluruh Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke. Forum ini menjadi ruang konsolidasi nasional bagi para pelaku dan penggerak pemasaran untuk memperkuat kontribusi UMKM dan sektor pariwisata ke depan. (*)

Editor : Tommy Waworundeng
#Presiden #nasional #UMKM #Ekonomi #IMA #Suparno Djasmin