MANADOPOST.ID- Sidang Mejelis Sinode Tahunan (SMST) ke 38 segera dimulai. Dari Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Rayon Tomohon, sidang tahunan di 2025 ini akan berlangsung 16 sampai 18 Desember, di Aula Bukit Inspirasi (ABI).
Nampak kini, Selasa (16/12), dua orang utusan tiap wilayah yang mewakili suara dari 827.418 warga gereja di 1082 jemaat GMIM, mulai berdatangan untuk bersidang. Dalam agenda utama mengevaluasi pelaksanaan pelayanan di tahun 2025 dan menetapkan program untuk pelayanan 2026.
Peserta duduk perwilayah, masing-masing 1 orang pendeta dan 1 orang Diaken atau Penatua, yang diutus dari 149 wilayah yang tersebar di 7 Rayon pelayanan GMIM.
Sebelumnya disampaikan Wakil Sekretaris BPMS GMIM Bidang Koordinasi Program Antar Komisi Pelayanan Kategorial dan Lansia Pdt Djefry Saisab, S.Th, M.Si, bahwa SMST akan berlangsung 3 hari.
"Agenda sesuai tugas SMST ada 3 hal. Pertama melakukan evaluasi program yang telah berjalan di tahun ini. Kedua menetapkan program pelayanan tahun 2026. Dan ketiga apabila terjadi ke lowongan (jabatan BPMS) akan dilaksanakan di SMST," tambahnya.
Lanjutnya ketika ditanya apakah akan ada pemilihan BPMS di SMST ke 38 ini, dirinya menegaskan tergantung pembahasan nantinya dan diputuskan bersama seluruh peserta sidang.
"Tentunya didalam persidangan akan membahas isu terkait GMIM saat ini seperti apa. Pun kalau semua setuju untuk adanya pemilihan, maka akan ada pemilihan," tegasnya.
Pdt Djefry juga menegaskan, SMST ke 38 ini akan dipimpin oleh seluruh BPMS GMIM periode 2022-2027. "Yang akan memimpin sidang adalah seluruh BPMS. Sebab kan kepemimpinan kolegial. Namun tentunya akan dimulai (dibuka) oleh Pjs Ketua," terangnya.(rez)
Editor : Reza Abdilah