Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

GMIM Pastikan Langsungkan SMSI di 2026, Hasil Keputusan SMST ke 38, Pdt Adolf Wenas: Hanya Revisi, Bukan Perubahan Tata Gereja

Reza Abdilah • Kamis, 18 Desember 2025 | 18:02 WIB
Suasana pelaksanaan hari ketiga SMST ke 38 GMIM di Jemaat Inspirasi Tomohon
Suasana pelaksanaan hari ketiga SMST ke 38 GMIM di Jemaat Inspirasi Tomohon

 

MANADOPOST.ID- Kepastian pelaksanaan Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) GMIM diputuskan. Hal ini disepakati dalam Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke 38 yang sementara berlangsung di jemaat Inspirasi Tomohon, Kamis (18/12).

Di hari ketiga pelaksanaan, dalam Pleno VII diputuskan akan dilaksanakan SMSI GMIM tahun 2026 mendatang. Usai pembahasan hasil seksi Bidang Ajaran dan Tata Gereja.

Dipastikan dalam kesimpulan yang dipimpin pimpinan sidang, Ketua BPMS Terpilih Pdt Dr Adolf Katuuk Wenas. Menurutnya SMSI di periode ini akan berlangsung sekira Juni 2026.

Tapi dirinya menegaskan dalam SMSI nanti, hanya akan ada revisi dan bukan perubahan Tata Gereja GMIM tahun 2021. "Subsabsi SMSI apa? Apakah direvisi dari yang sudah ada dan tinggal menyempurnakan. Sifatnya terarah dan tidak merubah inti. Atau pergantian, dari keadaan lama ke keadaan baru. Berarti ganti semua. Bisa sebagian atau seluruhnya," tegasnya.

"Pertanyaannya bagi kita apa perlu dibuat SMSI? Untuk menjawab permasalahan di jemaat, wilayah dan Sinode. Contohnya pengisian lowong, bagaimana pemberhentian seperti sebagaimana yang terjadi. Misalnya BIPRA yang diminta dimasukan kembali (ex officio). Ahirnya kita dapat bahwa itu poin yang harus diperbaiki," tambahnya.

Lanjutnya SMSI kedepan, untuk subsabsinya adalah revisi. "Ada poin yang ditambah. Maka akan ditaruh pelaksanaan SMSI tentang revisi Tata Gereja GMIM. Supaya apa yang sudah bagus tetap dilaksanakan. Hanya merubah apa yang jadi permintaan SMST, itu yang dirubah," tegasnya lagi.

Untuk pelaksanaannya, kata Pdt Adolf, harus melewati beberapa tahapan. "Berarti tahapannya masih akan dilakukan. Sosilalisasi, bahasan dan lainnya. Kita perlu lihat lagi. Maka diusulkan bulan Juni 2026," katanya sembari menegaskan kembali bahwa SMSI GMIM hanya merevisi bukan perubahan.

"Maka untuk SMSI adalah revisi Tata Gereja, bukan perubahan. Apa yang tidak relevan, itu yang dirubah. Itu saja. Dengan beberapa hal yang perlu dilihat di revisi Tata Gereja GMIM ini," terangnya.(rez)

Editor : Reza Abdilah
#SMSI #Tata Gereja GMIM #SMST