Rayakan Natal Yesus Kristus, Pnt Fenny Lumanauw Ajak Wanita/Kaum Ibu Sinode GMIM Sebagai Tiang Doa Dalam Keluarga
Filip Kapantow• Rabu, 24 Desember 2025 | 21:33 WIB
Pnt Dra Fenny Roring-Lumanauw SIP
MANADOPOST.ID - Natal bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum iman yang mengajak setiap orang percaya untuk menghadirkan kasih Allah secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di dalam keluarga.
Hal inilah yang ditekankan Ketua Komisi Pelayanan Wanita/Kaum Ibu (W/KI) Sinode GMIM Pnt Dra Fenny Roring-Lumanauw SIP, dalam pesan Natalnya kepada seluruh W/KI GMIM.
Atas nama Komisi Pelayanan W/KI Sinode GMIM, Pnt Fenny menyampaikan ucapan Selamat Natal Yesus Kristus 25 Desember 2025, serta Selamat Menyongsong Tahun Baru, 1 Januari 2026, kepada seluruh wanita dan kaum ibu GMIM yang tersebar di 1.082 jemaat dan 149 wilayah pelayanan.
Perayaan Natal tahun 2025 mengusung Tema Natal PGI-KWI, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, yang diambil dari Matius 1:21–24. Tema ini diangkat sebagai respons iman terhadap realitas kehidupan keluarga masa kini yang sedang menghadapi berbagai tantangan sosial yang kompleks, mulai dari jeratan pinjaman online dan judi online, kekerasan dalam rumah tangga, perceraian, hingga keterasingan dan tekanan ekonomi yang memicu retaknya relasi keluarga.
Menurut Pnt Fenny, kehadiran Allah dalam Natal harus diwujudkan melalui kepedulian dan keterlibatan nyata, terutama oleh Wanita/Kaum Ibu GMIM sebagai tiang doa dan penggerak pelayanan keluarga.
"W/KI GMIM diajak untuk tidak tinggal diam, tetapi hadir mendampingi keluarga-keluarga yang rentan dengan kasih, empati, dan tindakan yang membangun," tegas Pnt Fenny.
Dalam semangat tersebut, Subtema Natal “Keluarga yang Mengutamakan Kebersamaan” yang berlandaskan Mazmur 133:1, “Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!”, menjadi peneguhan penting bagi keluarga Kristen.
Ayat ini menekankan bahwa kebersamaan, kerukunan, dan persatuan merupakan fondasi utama keluarga yang sehat dan penuh kasih.
Kebersamaan dalam konteks Natal tidak hanya dimaknai sebagai kehadiran fisik, tetapi juga kesiapan untuk saling mendengarkan, memahami, menopang, dan mengampuni. Dari kebersamaan itulah damai sejahtera lahir, konflik dapat diredakan, dan relasi antaranggota keluarga diperkuat.
Subtema ini sekaligus menegaskan bahwa keluarga yang hidup rukun adalah wujud nyata dari kehadiran Allah yang menyelamatkan.
Ketika kebersamaan dijaga, keluarga menjadi kesaksian hidup tentang kasih Allah yang menyatukan, memulihkan luka, dan memperkuat setiap rumah tangga.
"Melalui perayaan Natal 2025, Wanita/Kaum Ibu GMIM diajak menjadikan Natal sebagai momentum pembaruan iman dan relasi, membangun kembali hubungan yang renggang, serta memperteguh komitmen untuk hidup rukun dan penuh kasih. Dengan demikian, Natal sungguh menjadi tanda bahwa Allah hadir dan bekerja menyelamatkan keluarga, hari ini dan seterusnya," kuncinya.
Diketahui, Pnt Fenny bersama Ketua P/KB GMIM Wilayah Manado Tenggara Pnt Dr Royke Roring yang juga Anggota DPRD Sulut jadi teladan bagi anak-anak, Ketua Ikatan Waraney-Wulan Minahasa 2019-2023 Karlina Roring, Anggota DPRD Minahasa Rifky Roring, Putri Indonesia Sulut 2020 Desiree Roring. (mpd)