Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Foto Beberapa Jam Sebelum Kebakaran Panti Werdha, Ibadah Natal Bersama Pendeta, Pelsus dan Tim Doa GMIM Sion Teling

Clavel Lukas • Senin, 29 Desember 2025 | 12:49 WIB
Photo
Photo

MANADOPOST.ID--Kebakaran di Panti Werdha Ranomuut yang menelan korban tewas 16 orang mendatangkan kesedihan mendalam bagi Keluarga Besar Schaduw-Tanakotta.

Pasalnya, Minggu (28/12) pagi hingga siang, atau beberapa jam sebelum peristiwa kebakaran, keluarga ini melakukan kunjungan kasih ke Panti Werdha Ranomuut dan beribadah bersama Oma Opa.

“Mama berulangtahun ke 70. Dan kami kunjungan kasih ke Panti Werdha untuk beribadah natal bersama.

Makan bersama dengan penghuni Panti Werdha Ranomuut bersama Pendeta, Pelsus dan Tim Doa GMIM Sion Teling.

Kaget begitu mendengar peristiwa kebakaran. Kami turut berdukacita. Tuhan Yesus kiranya menguatkan keluarga,” kata Prof DR Nico Schaduw.

Photo
Photo
Photo
Photo

Sementara itu, jumlah korban kebakaran Panti Werda Damai di Kelurahan Ranomuut Lingkungan VII, Kecamatan Paal Dua sampai saat ini berjumlah 16 orang.

Kabid Humas Polda Sulut, Alamsyah Hasibuan kepada wartawan, Senin (29/12) membeberkan, hal itu berdasarkan hasil tim yang turun di lapangan.

"Yang mana kami jelaskan, 15 orang dalam kondisi terbakar. Hangus terbakar. 1 korban masih utuh," kata Hasibuan.

​Dan ini sekarang, kata dia, sudah berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan proses antemortem dan postmortem.

"Sekarang kita berada di postmortem, posko postmortem. Sementara antemortem poskonya ada di depan.

​Sampai saat ini ada 9 keluarga yang sudah melaporkan. Kami menyampaikan di sini bahwasanya untuk identifikasi korban, mohon kiranya memberitahukan kepada keluarga agar melapor ke posko antemortem ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan proses pengambilan sampel. Salah satunya adalah DNA," terangnya.

​Disampaikannya, untuk Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Utara belum punya alatnya. Jadi pihaknya akan melakukan pengiriman ke Pusdokkes Jakarta.

​"Untuk korban selamat berjumlah 15 orang. 11 orang ada di RSUD Manado, 3 di Rumah Sakit Awaloei dan 1 di RS Malalayang," ucapnya.

(ndo/MPO)

Editor : Clavel Lukas
#kakek nenek #Kebakaran #GMIM #MANADO #Lansia #Panti werdha