MANADOPOST.ID--Seorang mahasiswi PGSD Unima asal Siau, EMM alias Evie ditemukan tidak bernyawa, tergantung di depan pintu masuk sebuah rumah kost semi permanen, Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, Selasa (30/12/2025).
Kapolsek Tomohon Tengah Iptu Stenly Tawalujan SPd ketika diwawancarai Manado Post menyebut, pihaknya sebelumnya diinformasikan oleh Lurah Matani Satu Erick Kalengkongan, bahwa ada laporan dari masyarakat soal penemuan warga gantung diri.
"Awal mula dilaporkan oleh lurah, sekira Pukul 07.45 WITA kurang lebih, dari situ saya dan anggota langsung bergegas ke TKP dan benar didapati ada penemuan jenazah jenis kelamin perempuan usia sekira 21 Tahun. Seorang mahasiswi di Unima," ungkap Kapolsek Iptu Stenly Tawalujan.
Lebih jauh dijelaskan Iptu Stenly, pemilik rumah kost bernama YR yang tinggal di Matani Satu Lingkungan V, awalnya yang lebih dulu mendapatkan laporan dari salah satu penghuni, dimana ada sesosok tubuh yang menggantung di lantai dua.
Korban ditemukan tak bernyawa dengan kondisi leher terlilit dengan kain bali dan tergantung di depan pintu masuk rumah kost lantai dua. Mengenakan kaos hitam dan celana pendek hitam.
Saat turun ke TKP, Kapolsek Stenly bilang dirinya didampingi oleh turut Tim Identifikasi Polres Tomohon.
Beberapa barang bukti penyebab kematian korban dan keterangan saksi mata yang menemukan jenazah pertama kali ikut kantongi polisi.
Terpisah, Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Royke Mantiri SH MH menyampaikan, dari identifikasi awal terhadap korban tidak ditemui adanya tanda-tanda kekerasan. Pun sejumlah tanda fisik yang biasanya mengikuti, layaknya kejadian bunuh diri pada umumnya ditemukan juga pada korban.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tapi, untuk penyelidikan selanjutnya ada anggota teknis yang bisa melakukan lebih dalam dan ilmiah. Tapi itu kan di Dokkes RS Bhayangkara. Artian mencari tahu sebab pasti korban meninggal dunia," tutur Kasat Reskrim Royke
Dilanjutkannya, lewat persetujuan keluarga korban juga, polisi tidak melakukan otopsi.
Kasat Reskrim Royke menambahkan, saat ini jenazah korban sudah berada di salah satu anggota keluarganya di Manado. Esok harinya, kata Kasat Royke, jenazah akan diberangkatkan ke Siau untuk dikebumikan.
"Dari laporan anggota, rencananya korban akan diberangkatkan ke Siau esok subuh atau pagi. Saat ini jenazah sudah di Manado, disemayamkan di rumah salah satu keluarganya. Saat ke Manado, jenazah diantar oleh anggota Polsek Tomohon Tengah, kira-kira Pukul 16.00 WITA tadi," (yol)
Editor : Julius Laatung