MANADOPOST.ID - Duka mendalam menyelimuti dunia pendidikan atas berpulangnya Anthonieta Eva Maria Mangolo, mahasiswi Semester 7 Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Manado pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
Kepergian almarhumah meninggalkan luka yang dalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi lingkungan akademik dan masyarakat yang mengenalnya.
Ketua Komisi Pelayanan Wanita/Kaum Ibu (W/KI) Sinode GMIM Pnt Dra Fenny Roring-Lumanauw SIP, menyampaikan rasa dukacita yang mendalam atas peristiwa tersebut.
Dengan hati seorang ibu, ia mengaku sangat merasakan kepedihan yang dialami oleh orangtua dan keluarga yang telah membesarkan almarhumah dengan penuh kasih sayang selama kurang lebih dua puluh tahun.
“Sebagai seorang ibu, saya dapat merasakan betapa beratnya kehilangan seorang anak yang menjadi harapan dan kebanggaan keluarga,” ungkap Pnt Fenny dengan penuh empati.
Ia menegaskan bahwa duka ini adalah duka bersama, yang patut disikapi dengan saling menguatkan dan menopang satu sama lain.
Pnt Dra Fenny Roring-Lumanauw SIP pun mengajak seluruh keluarga besar GMIM dan masyarakat untuk mendoakan keluarga yang ditinggalkan, khususnya keluarga besar di Siau.
"Kiranya Tuhan, sebagai sumber penghiburan sejati, senantiasa memberikan kekuatan, ketabahan, serta pengharapan bagi keluarga dalam menghadapi masa-masa sulit ini.
Semoga kasih Tuhan menjadi pelita di tengah dukacita, dan kenangan akan almarhumah tetap hidup sebagai penghiburan bagi semua yang mengasihinya," kuncinya. (mpd)
Editor : Filip Kapantow