Ketua Pemuda Nusa Utara Dr Hendrik Manossoh Minta Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Penyebab Kematian Pemudi Asal Siau, Anthonieta Evia Maria Mangolo
Filip Kapantow• Rabu, 31 Desember 2025 | 21:50 WIB
TURUT BERDUKA: Ketua Pemuda Nusa Utara Dr Hendrik Manossoh saat melayat ke rumah duka di Perum CBA, Minahasa Utara, Rabu (31/12/25).
MANADOPOST.ID - Ketua Pemuda Nusa Utara Dr Hendrik Manossoh, menyampaikan dukacita yang mendalam atas berpulangnya Anthonieta Evia Maria Mangolo, pemudi asal Siau yang merupakan mahasiswi Unima Semester 7 Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Manado, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
Almarhumah ditemukan meninggal dunia di Kota Tomohon, sebuah peristiwa yang mengejutkan sekaligus menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat Nusa Utara.
Sebagai sesama anak daerah, Dr Hendrik Manossoh mengaku sangat merasakan kepedihan yang dialami orangtua dan keluarga almarhumah.
Menurutnya, Anthonieta dibesarkan dengan penuh kasih sayang selama kurang lebih dua puluh tahun, hingga menjadi pribadi muda yang memiliki harapan dan masa depan yang cerah.
Namun demikian, di tengah suasana duka, muncul keprihatinan serius terkait penyebab kematian almarhumah.
Manossoh mengungkapkan bahwa saat melayat ke rumah duka di Perum CBA, Minahasa Utara Rabu (31/12/25), dirinya melihat adanya lebam berwarna kebiruan pada bagian tertentu di tubuh almarhumah. Hal tersebut menimbulkan dugaan bahwa peristiwa ini tidak murni bunuh diri, sebagaimana isu yang sempat berkembang.
"Kiranya Aparat Penegak Hukum untuk segera mengusut kasus ini secara profesional, transparan, dan berkeadilan, demi mengungkap kebenaran yang sesungguhnya. Warga Nusa Utara akan terus mengawal proses hukum yang berjalan, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap generasi muda daerah," tegasnya.
“Keluarga yang ditinggalkan kiranya diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi masa sulit ini," kuncinya. (mpd)