MANADOPOST.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali merilis pembaruan prakiraan cuaca kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara untuk Selasa, 20 Januari 2026.
Secara umum, kondisi cuaca di wilayah ini didominasi hujan ringan hingga hujan sedang, diselingi cuaca berawan di sejumlah daerah.
BMKG mencatat, dinamika atmosfer yang cukup aktif membuat cuaca di Sulawesi Utara bersifat tidak stabil dan mudah berubah.
Dalam satu hari, cuaca dapat berganti dari berawan pada pagi hari, kemudian hujan pada siang atau sore, lalu kembali berawan pada malam hari.
Berikut rincian prakiraan cuaca per wilayah Sulawesi Utara:
-
Bolaang Mongondow
Hujan Sedang
Suhu 21–26 °C, kelembapan 79–99% -
Minahasa
Hujan Ringan
Suhu 20–23 °C, kelembapan 86–98% -
Kepulauan Sangihe
Berawan
Suhu 24–29 °C, kelembapan 69–93% -
Kepulauan Talaud
Berawan
Suhu 25–30 °C, kelembapan 68–91% -
Minahasa Selatan
Hujan Ringan
Suhu 22–27 °C, kelembapan 79–99% -
Minahasa Selatan/Bolaang Mongondow Timur
Berawan
Suhu 21–25 °C, kelembapan 77–95% -
Minahasa Utara
Hujan Ringan
Suhu 22–27 °C, kelembapan 81–98% -
Minahasa Tenggara
Berawan
Suhu 22–27 °C, kelembapan 73–94% -
Bolaang Mongondow Utara
Hujan Sedang
Suhu 22–26 °C, kelembapan 84–98% -
Kep. Siau Tagulandang Biaro
Hujan Ringan
Suhu 26–29 °C, kelembapan 74–85% -
Bolaang Mongondow Timur
Berawan
Suhu 22–26 °C, kelembapan 71–91% -
Bolaang Mongondow Selatan
Berawan
Suhu 23–29 °C, kelembapan 66–89% -
Kota Manado
Hujan Ringan
Suhu 24–27 °C, kelembapan 81–92% -
Kota Bitung
Hujan Ringan
Suhu 23–28 °C, kelembapan 77–94% -
Kota Tomohon
Hujan Ringan
Suhu 21–23 °C, kelembapan 89–99% -
Kota Kotamobagu
Hujan Sedang
Suhu 21–25 °C, kelembapan 84–98%
BMKG menyoroti tingginya kelembapan udara, yang berkisar antara 66 hingga 99 persen, sebagai faktor utama yang memicu pertumbuhan awan hujan secara cepat.
Kondisi ini menyebabkan hujan dapat turun secara tiba-tiba dan tidak merata, sehingga satu wilayah bisa mengalami hujan lebih lebat, sementara wilayah lain hanya berawan.
Cuaca yang berubah-ubah ini berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama kegiatan luar ruangan, perjalanan darat dan laut, serta aktivitas di wilayah pegunungan dan kepulauan.
Tetap waspada terhadap perubahan kondisi cuaca yang bisa terjadi secara mendadak. (*)
Editor : Tina Mamangkey