MANADOPOST.ID - Duka mendalam menyelimuti keluarga pramugari Florencia Lolita Wibisono, yang akrab disapa Ollen.
Di tengah proses identifikasi jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, sang kakak, Natasya Wibisono, menuliskan ungkapan cinta terakhir yang menyentuh hati untuk adiknya.
Melalui Instagram Story akun @natasyawibisono, Natasya mengunggah potret Ollen mengenakan seragam biru kebanggaannya.
Dengan latar foto sederhana namun sarat makna, ia menulis, “Fly higher sayangnya kaka,” disertai emoji hati.
Ungkapan itu menjadi simbol perpisahan penuh cinta, sekaligus doa agar sang adik beristirahat dengan tenang.
Sebelumnya, Natasya juga membagikan reels yang menyatakan bahwa keluarga telah mengikhlaskan kepergian Ollen dan percaya semua adalah rancangan Tuhan yang terbaik.
Sementara itu, tim Disaster Victim Identification (DVI) gabungan memastikan identitas jenazah korban kecelakaan pesawat yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.
Korban teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono, pramugari pesawat ATR 42-500.
Kepala Pusat Identifikasi (Kapusident) Bareskrim Polri, Brigjen Mashudi, mengatakan proses identifikasi berjalan lancar karena kondisi jenazah relatif baik.
“Alhamdulillah jenazah kemarin masih dalam keadaan bagus. Sehingga papiler sidik jari masih bisa terbaca,” ujarnya saat konferensi pers di Posko DVI Polda Sulsel, Rabu (21/1/2026).
Ia menjelaskan, keutuhan jenazah sangat membantu petugas dalam proses pengambilan sidik jari menggunakan peralatan khusus.
“Peralatan yang kami miliki bisa langsung membaca identitas yang bersangkutan,” katanya.
Di balik kepastian identitas itu, tersisa duka mendalam dan cinta keluarga yang tak pernah putus—sebuah pesan perpisahan sederhana dari seorang kakak untuk adik yang kini telah “terbang lebih tinggi.” (tkg)
Editor : Kenjiro Tanos