MANADOPOST.ID — Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Laos meminta sejumlah perusahaan dan instansi yang berkantor di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), agar pindah atau buka kantor cabang baru di Maluku Utara.
Dalam video tersebut, Sherly tampak didampingi Wakil Gubernur Sabrin Sehe saat berbincang dengan beberapa orang.
Dengan nada bercanda, ia menyampaikan keinginannya agar kantor-kantor yang wilayah kerjanya banyak beroperasi di Maluku Utara, bisa berkedudukan langsung di provinsi tersebut.
“Mereka mau pindah. Tadinya kantor mereka di Manado, saya bilang, gimana kantornya di Manado, duitnya dari sini kok,” ucap Sherly dalam video itu.
Ia melanjutkan, pihak-pihak tersebut diminta untuk melaporkan ke kantor pusat bahwa kontribusi terbesar berasal dari Maluku Utara.
“Pulang lapor ke kantor pusat, duitnya itu dari Malut. Persentase pertumbuhan lebih tinggi Malut daripada Sulut. Semua masuk sini, Telkom, Telkomsel saya minta pindahin ke sini” katanya.
Pernyataan tersebut langsung menuai perhatian publik, mengingat Kota Manado selama ini menjadi pusat kantor wilayah berbagai perusahaan besar dan lembaga strategis yang wilayah kerjanya mencakup Maluku Utara.
Di Manado, berdiri sejumlah kantor regional Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kini disebut DANANTARA dan beberapa lembaga vertikal.
Diantarnya:
Telkom, yang berkantor pusat regional di Manado, namun wilayah kerjanya hingga Maluku Utara.
BRI Region 16 Manado, membawahi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara.
BNI Wilayah 11 Suluttenggomalut, berkantor di Manado dengan cakupan wilayah empat provinsi termasuk Malut.
Pegadaian Kanwil V Manado, yang membawahi Gorontalo, Sulawesi Tengah, Papua, hingga Maluku Utara.
Telkomsel, yang juga berkantor di Manado dengan wilayah layanan hingga Malut.
Selain itu, terdapat pula lembaga vertikal seperti Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Suluttenggomalut yang berkantor di Manado, namun wilayah kerjanya mencakup empat provinsi termasuk Maluku Utara.
Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya berkantor di Manado dengan wilayah Sulut, Gorontalo, dan Maluku Utara.
Namun, beberapa bulan lalu Maluku Utara telah memiliki kantor OJK sendiri, sehingga saat ini OJK Manado hanya membawahi wilayah Sulut dan Gorontalo.
Pernyataan Sherly Laos tersebut dinilai sebagai candaan bernuansa kritik, namun sekaligus mencerminkan persaingan antar daerah dalam menarik pusat aktivitas ekonomi dan bisnis.
Vidio itu pun menuai beberapa komentar netizen
@Ime Jo:duuuhh somo tatinggal manado ini ????
@Miron van Abuhaer:NHM juga kantornya di Manado itu ????????????????????
@Dj Johan:1000% Yakin....Sulut akan ketinggalan jauh dari Maluku Utara....Ibu Sherly dan Pak sarbin...top abis....super keren...???????? gmna para saksi....
@Haii:so puluhan tahun pemasukan duit MALUT Telkom Telkomsel masuk ke kas MANADO
@Imam Z:Mbak Sherly model.ngemong Rakyatnya. semua Bahagia
Editor : Ayurahmi Rais