Kebakaran tersebut menghanguskan satu unit rumah milik keluarga Kolamban–Rukait. Api dengan cepat melahap bangunan rumah sehingga menyebabkan kerugian materi yang cukup besar.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, total kerugian akibat insiden tersebut belum dapat dipastikan.
Meski demikian, warga bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Salah satu warga Desa Manembo, Melky Taroreh, menyoroti seringnya terjadi musibah kebakaran di wilayah Langowan dalam beberapa waktu terakhir.
"Setiap kali kebakaran terjadi, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi saat api sudah terlanjur membesar bahkan telah menghanguskan bangunan," tukasnya.
Hal ini dikarenakan jarak dan keterbatasan unit, sehingga api sudah ludes membakar rumah warga.
"Atas kejadian ini, kami sebagai masyarakat Langowan berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah dan para wakil rakyat didapil langowan.
Untuk berupaya menambahkan armada mobil pemadam kebakaran di wilayah Langowan," harapnya.
Terlebih, Langowan dikenal sebagai kampung halaman Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
"Ini menjadi perhatian khusus demi meningkatkan keselamatan dan perlindungan warga dari bencana kebakaran," tandasnya.(ryn)
Editor : Lerby Fabio Tamuntuan