Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Ketua MPH-PGI Olly Dondokambey Katakan, Sidang MPL-PGI 2026 di Merauke, Bahas Isu Ekologi hingga Papua

Tommy Waworundeng • Jumat, 30 Januari 2026 | 09:34 WIB

Ketua Umum PGI Jacklevyn Frits Manuputty dan Ketua  Ketua MPH PGI Dr (HC) Olly Dondokambey, SE, foto bersama dengan para pimpinan Gereja di Sulut.
Ketua Umum PGI Jacklevyn Frits Manuputty dan Ketua Ketua MPH PGI Dr (HC) Olly Dondokambey, SE, foto bersama dengan para pimpinan Gereja di Sulut.

MANADOPOST.ID – Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Tahun 2026 resmi dibuka dan mulai dilaksanakan sejak Jumat (29/1/2026) hingga 2 Februari 2026.

Para pimpinan Gereja dari Sulut, ikut juga dalam sidang MPL-PGI, sebagai perhelatan akbar gereja-gereja di Indonesia ini.

Sidang MPL-PGI Tahun 2026 yang dipusatkan di Kota Merauke Provinsi Papua Selatan ini,  mengusung tema “Hiduplah Sebagai Terang yang Membuahkan Kebaikan, Keadilan, dan Kebenaran” (Efesus 5:8b–9).

Pembukaan sidang berlangsung di GOR Hiad Sai Merauke dan dihadiri perwakilan dari 105 sinode anggota PGI serta berbagai lembaga oikumene dari seluruh Indonesia.

Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) PGI, Dr (HC) Olly Dondokambey, SE, mengatakan Sidang MPL-PGI merupakan forum strategis gereja-gereja di Indonesia untuk membahas berbagai isu besar kebangsaan yang menjadi pergumulan bersama.

“Sidang MPL-PGI tahun ini akan membahas sejumlah isu penting, mulai dari persoalan ekologi dan lingkungan hidup, keesaan gereja atau oikumene, isu sosial, hingga pendidikan,” ujar Olly Dondokambey.

Selain isu nasional, lanjut Olly, Sidang MPL-PGI 2026 juga secara khusus menyoroti isu-isu daerah, terutama yang berkaitan dengan Papua sebagai tuan rumah serta konteks umum kehidupan masyarakat di Tanah Papua.

Sementara itu, Ketua Umum PGI Jacklevyn Frits Manuputty menegaskan seluruh isu yang dibahas dalam sidang akan dirumuskan secara bersama-sama dan menghasilkan rekomendasi konkret.

“Isu-isu tersebut diolah dan dirumuskan bersama, lalu rekomendasinya akan disampaikan kepada pemerintah dan gereja-gereja,” kata Jacklevyn.

Ia menambahkan, proses perumusan tidak berjalan satu arah. Penyelenggara Sidang MPL-PGI membuka ruang seluas-luasnya untuk mendengar masukan dari seluruh peserta, termasuk suara dan keprihatinan masyarakat adat Papua terkait persoalan-persoalan lokal.

Menurutnya, keterlibatan gereja dalam menyikapi persoalan besar bangsa merupakan sebuah keniscayaan. Gereja dipanggil untuk terus hadir, bertumbuh, dan relevan dalam menjawab tantangan zaman.

“Keberadaan sidang di Merauke diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas organisasi, tetapi mampu melahirkan rekomendasi yang menyentuh akar persoalan, baik di tingkat nasional maupun di Papua,” pungkasnya. (*)

Editor : Tommy Waworundeng
#merauke #Sidang MPL PGI #Olly Dondokambey