Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

IMA Sulut Gelar “IMA Bacarita”, Bahas Outlook Ekonomi 2026 Kebijakan Fiskal Pemprov dan Moneter dari BRI

Tommy Waworundeng • Sabtu, 31 Januari 2026 | 10:05 WIB

IMA Sulut Gelar “IMA Bacarita”, Bahas Outlook Ekonomi 2026 Kebijakan Fiskal Pemprov dan  Moneter dari BRI
IMA Sulut Gelar “IMA Bacarita”, Bahas Outlook Ekonomi 2026 Kebijakan Fiskal Pemprov dan Moneter dari BRI

MANADOPOST.ID — Indonesia Marketing Asosiasi  (IMA) Sulawesi Utara menggelar diskusi ringan bertajuk “IMA Bacarita” di Graha Pena Manado Post, Jumat (pukul 17.00 Wita).

Forum ini menjadi ruang strategis untuk konsolidasi organisasi sekaligus membedah arah ekonomi Sulut 2026 menuju Sulut Maju Sejahtera Berkelanjutan.

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut mengagendakan tiga pokok pembahasan utama, yakni persiapan materi kegiatan IMA Sharing Session—di mana IMA Manado ditunjuk sebagai salah satu narasumber, evaluasi program kerja IMA seluruh Indonesia  sepanjang 2025.  Di mana IMA Sulut dinilai paling berhasil dalam menjalankan program kegaitan sepanjang tahun 2025. Serta penyusunan rencana kerja 2026.

Suasana pelaksanaan IMA Bacirita
Suasana pelaksanaan IMA Bacirita

Forum bacirita ini jadi berkualitas karena ikut membahas  outlook ekonomi Sulawesi Utara 2026 berdasarkan data terbaru pemerintah, statistik regional, serta proyeksi Bank Indonesia.

Dengan menghadirkan Tim Khusus yang menjadi mata dan telinga  Gubernur Sulut. Tim khusus ini memaparkan kebijakan fiskal pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Dan juga dari perbankan, yaitu pemimpin BRI untuk menjelaskan kebijakan moneter perbankan. Yang semuanya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulut.

Kegiatan ini dihadiri Koordinator Wilayah IMA Sulut Rudini Wijaya, penasihat IMA Alexander Chang dan Ivanry Matu, Presiden IMA Manado Tommy Waworundeng,  Sekjen IMA Manado Yono Akbar, Presiden IMA Bitung Abrizal Ang, Sekjen IMA Bitung Michella Irawan, Pastor Ronny Worang, Ketua IMA Youth Farel Wagiu,  Melisa Pengemanan, Chero Ekel, Jessica Massie, Regyna Tompodung, Priska Watung, dan Adira Wahyudi.

Forum “IMA Bacirita" ini jadi istimewa karena RCEO BRI Region 16 Manado, Irma Elizabeth,  hadir lengkap bersama jajaran pimpinan wilayah dan tim BRI.

Tim lengkap BRI   Endry (Regional Funding n transaction banking Head),  Rama Kurnia Purnomo (Regional  SME Banking Head), Ana Damayanti (Area Head Manando),  dan Fauzan Rahman (Pinca Boulevard).

Dalam forum bacirita itu, Irma Elizabeth menjelaskan kebijakan moneter dan perbankan yang diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah Sulawesi Utara.

Ia memaparkan berbagai program dan peluang pembiayaan BRI bagi pelaku usaha, antara lain dukungan terhadap hilirisasi industri produk turunan kelapa sebagai komoditas unggulan Sulut. Selain itu, BRI juga menaruh perhatian pada peningkatan pelayanan angkutan laut, khususnya bagi masyarakat kepulauan seperti Talaud, Sangihe, dan Sitaro.

Hal ini menyusul persoalan klasik transportasi laut, di mana masih banyak penumpang membeli tiket langsung di atas kapal sehingga menyebabkan kelebihan muatan. Kondisi ini dinilai merugikan banyak pihak, mulai dari pemilik kapal, Pelindo, hingga penerimaan daerah, serta sangat membahayakan keselamatan penumpang  karena contoh kasus terbakarnya KM Barcelona. Syukur tidak ada korban jiwa.  Kalau sampai kapal dan penumpang  tenggelam, banyak yang tidak tercatat dalam manifest resmi.

“BRI berupaya mendorong perubahan sistem penjualan tiket agar lebih tertib dan transparan. Bahkan, BRI siap membiayai penambahan armada angkutan laut demi meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan,” ungkapnya.

Selain itu, BRI juga mengaku menjadi salah satu perbankan yang paling besar menyiapkan pembiayaan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) atau rumah subsidi, sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto untuk pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat.

Sementara itu penasihat IMA Sulut Ivanry Matu, yang juga merupakan bagian dari tim khusus Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, memaparkan arah kebijakan fiskal daerah dan pusat .

Ia menyebutkan adanya peluang besar masuknya anggaran APBN dari berbagai kementerian dan lembaga ke Sulut pada 2026.

Menurut Ivanry, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sementara  memperjuangkan agar anggaran bernilai triliunan rupiah tersebut dapat direalisasikan melalui berbagai program strategis kementerian dan lembaga.

“Bahkan di Januari ini, tim khusus sudah berhasil memastikan proyek air bersih senilai Rp1,5 triliun untuk masyarakat Manado, Minahasa Utara, dan Bitung,” ujarnya, yang disambut antusias peserta diskusi.

Forum “IMA Bacarita” pun dinilai menjadi angin segar bagi pelaku usaha dan masyarakat, sekaligus memperkuat peran IMA sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Utara.

Sebelumnya Korwil IMA Sulut Rudini Wijaya evaluasi kegiatan IMA 2025. "Tiap tahun kegiatan terus meningkat. Salah satu kegiatan IMA yang paling ditunggu tunggu masyarakat Sulut, yakni Manado High Street Market. MHSM 2025 paling berhasil karena peserta dan nilia transaksinya terbanyak. Tetapi yang terpenting, makin banyak anak muda yang terjun di dunia  usaha. Dan ini sangat baik bagi perekonomian daerah," ujar Rudini Wijaya. (*)

Editor : Tommy Waworundeng
#Sulut #outlook #BRI #Ekonomi 2026 #IMA