Digagas Direktur Binmas Polda Sulut, Kombes Pol Rio Alexander Panelewen SIK, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langie.
Melalui ajang Boxing on the Street, Ditbinmas Polda Sulut tidak hanya menghadirkan sebuah event olahraga, tetapi juga ruang pembinaan positif yang inspiratif bagi masyarakat.
Kegiatan yang akan digelar pada 16–17 Februari 2026 di Taman God Bless Park, Kota Manado ini terbuka gratis untuk publik dan diharapkan menjadi magnet kebersamaan, sekaligus simbol sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
Direktur Binmas Polda Sulut Kombes Pol Rio Alexander Panelewen, menegaskan bahwa Boxing on the Street lahir dari semangat membangun masyarakat melalui cara-cara yang lebih dekat, komunikatif, dan membumi.
“Fundamental utama dari pelaksanaan kegiatan ini adalah memberikan hiburan yang sehat sekaligus tontonan yang bersifat edukatif kepada masyarakat,” sebut Kombes Rio, ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (10/02/2026).
Menurut mantan Kapolres Binjai tersebut, ajang ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian Polda Sulut dalam membuka jalan prestasi bagi generasi muda, khususnya di bidang olahraga tinju yang telah lama menjadi kebanggaan Sulawesi Utara.
“Kegiatan ini kami rancang sebagai wadah pencarian bibit-bibit atlet tinju potensial yang ke depan diharapkan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional,” ungkap perwira menengah Polri tersebut.
Antusiasme tinggi dari kalangan sasana tinju menjadi bukti bahwa kegiatan ini disambut positif. Hingga laporan terakhir, tercatat 19 sasana tinju dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara telah mendaftarkan atletnya untuk berpartisipasi.
"Laporan terakhir yang kami terima, ada 19 sasana yang sudah mendaftar, dan ini menunjukkan semangat serta kepercayaan masyarakat terhadap kegiatan ini,” jelas KBP Rio.
Pelaksanaan pertandingan di ruang terbuka sengaja dipilih untuk menegaskan bahwa olahraga adalah milik semua kalangan.
Dengan konsep yang inklusif dan gratis, Boxing on the Street diharapkan mampu mendekatkan olahraga tinju dengan masyarakat luas serta menghilangkan kesan eksklusivitas.
“Kami ingin masyarakat hadir, menikmati, dan merasakan langsung atmosfer positif dari kegiatan ini. Ini adalah ruang ekspresi yang sehat, aman, dan membangun,” tandasnya.
Lebih dari sekadar pertandingan, Boxing on the Street diharapkan menjadi panggung lahirnya petarung-petarung masa depan, sekaligus sarana menyalurkan energi anak muda ke arah yang produktif dan berprestasi. Kegiatan ini juga mempertegas posisi Sulawesi Utara sebagai salah satu daerah yang konsisten melahirkan atlet petarung berkualitas dan berkarakter.(gnr)
Editor : Grand Regar