Dalam rangkaian kegiatan itu, Patris Rumbayan Giono menggelar bakti sosial berupa pembagian sembako serta pelayanan pengobatan gratis yang dilaksanakan di sejumlah sekolah dan tempat ibadah di wilayah Tondano.
Kegiatan ini disambut antusias warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan bantuan kebutuhan pokok sekaligus layanan kesehatan tanpa biaya.
Momentum kunjungan yang bertepatan dengan Hari Kasih Sayang tersebut dimanfaatkan Patris untuk berbagi kepedulian bersama masyarakat. Ia tampak berbaur hangat dengan warga, menyapa masyarakat satu per satu, serta ikut berinteraksi dengan seluruh jemaat dan anak-anak yang hadir dalam kegiatan sosial tersebut.
Kehadirannya juga menjadi momen penuh haru bagi sejumlah warga yang merasa bangga karena tokoh asal daerah kembali pulang untuk melayani masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Patris Rumbayan Giono turut didampingi Ketua Komisi II DPRD Minahasa Okstesi Runtu, Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar, serta Ketua Yayasan HATI Maikel Umbas bersama jajaran pengurus Wanita ne Toudano.
Okstesi Runtu menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga menjadi momen kerinduan pulang kampung sekaligus bentuk nyata kepedulian sosial kepada masyarakat Minahasa.
Menurutnya, kehadiran Patris Rumbayan Giono memberi semangat baru bagi warga, terutama karena kegiatan sosial yang dilaksanakan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Ini juga merupakan kunjungan pertama tante Patris setelah terpilih sebagai Ketua Umum Wanita ne Toudano. Selain melepas rindu dengan kampung halaman, beliau ingin berbagi kasih melalui kegiatan sosial bagi masyarakat,” ujar Stesi yang dikenal punya hubungan dekat dengan Ibunda Seskab Teddy itu.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika rombongan turut menghadiri ibadah di salah satu gereja yang dikunjungi. Dalam kesempatan tersebut, Patris Rumbayan Giono terlihat ikut melantunkan pujian rohani bersama para pengurus dan jemaat, menciptakan suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan.
Melalui kegiatan sosial ini, Wanita ne Toudano berharap kehadirannya tidak hanya membawa bantuan sementara, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara organisasi dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Minahasa.(ler)
Editor : Lerby Fabio Tamuntuan