MANADOPOST.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Utara yang berlaku pada Selasa, 17 Februari 2026.
Informasi ini dipublikasikan pada Senin, 16 Februari 2026 pukul 09.14 WITA.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan karena kondisi cuaca diprakirakan mudah berubah.
Pada pagi hari cuaca bisa tampak cerah atau berawan, namun siang hingga malam hari berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bahkan disertai angin kencang di sejumlah wilayah.
Level waspada (Hujan sedang – lebat)
BMKG menetapkan status Waspada untuk sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yaitu:
-
Kota Manado
-
Kota Bitung
-
Kota Tomohon
-
Kota Kotamobagu
-
Minahasa
-
Minahasa Utara
-
Minahasa Selatan
-
Minahasa Tenggara
-
Bolaang Mongondow
-
Bolaang Mongondow Timur
-
Bolaang Mongondow Utara
-
Kepulauan Talaud
Di wilayah-wilayah tersebut, hujan deras berpotensi terjadi pada siang hingga malam hari. Masyarakat diimbau mewaspadai genangan air, banjir lokal, hingga longsor di daerah perbukitan.
Level siaga (Hujan lebat – sangat lebat)
Status Siaga diberlakukan untuk wilayah dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat, meliputi:
-
Bolaang Mongondow Selatan
-
Kepulauan Siau Tagulandang Biaro
-
Kepulauan Sangihe
Pada level ini, risiko bencana hidrometeorologi meningkat, termasuk banjir, tanah longsor, dan gangguan transportasi laut. Warga pesisir serta nelayan diminta lebih berhati-hati terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
Peringatan Dini Angin Kencang
Selain hujan lebat, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk wilayah:
-
Kepulauan Siau Tagulandang Biaro
-
Kepulauan Sangihe
-
Kepulauan Talaud
Angin kencang dapat menyebabkan pohon tumbang dan mengganggu aktivitas pelayaran maupun perjalanan darat.
---
Kesiapsiagaan menjadi kunci untuk meminimalkan risiko akibat cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti pembaruan prakiraan cuaca terkini dari BMKG serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (*)
Editor : Tina Mamangkey