Sejak peluncuran Absolute Superman pada November 2024, DC Comics menghadirkan versi Superman yang jauh berbeda dari yang selama ini kita kenal bukan hanya dari segi cerita, tapi juga dari latar emosional dan dunianya. Ini adalah Superman yang lebih gelap, lebih berjuang, dan lebih manusiawi dalam cara yang unik.
Universe Baru, Aturan Baru
Absolute Superman adalah bagian dari Absolute Universe (AU) dunia alternatif di DC yang lahir dari energi misterius setelah peristiwa besar DC All In. Di universe ini, aturan heroik yang biasanya melekat pada Superman berubah drastis. Dunia tidak menunggu Superman sebagai penyelamat; dia justru harus mencari tempatnya sendiri di tengah konflik dan kesulitan.
Jason Aaron, penulis seri ini, mengatakan bahwa AU bukan sekadar cerita ulang klasik: ini adalah DC yang lebih brutal dan penuh tantangan, tempat para pahlawan harus menghadapi risiko besar tanpa banyak dukungan.
Kal-El yang Berbeda
Ini bukan Superman yang kita kenal dari Smallville yang hangat dan ramah.
Menurut Wikipedia, di Absolute Superman Kal-El tidak datang sebagai bayi yang dibesarkan oleh keluarga Kent di pedesaan. Dia tiba di Bumi sebagai seorang remaja, melintasi ruang selama 17 bulan setelah kehancuran Krypton, lalu mendarat dalam dunia yang keras dan penuh konflik bukan di rumah damai.
Kalau versi klasik menggambarkan bumi sebagai tempat cinta dan keluarga, di AU Bumi terasa asing, penuh perusahaan militer yang kuat, dan bahkan pemerintah melihatnya sebagai ancaman asing. Ini membuat Kal-El bukan “anak desa yang tersesat” tapi lebih seperti orang asing yang berusaha mencari tempatnya sendiri di planet yang tidak ramah.
Perjuangan dan Kawan Baru
Alih-alih berteman dengan Lois, Jimmy, atau keluarga superhero sejak awal, Kal-El dalam AU ini pada mulanya berjuang sendirian. Dia sering dicari oleh pasukan keamanan yang dibayar korporasi. Ia bahkan terikat pada konflik dengan kelompok seperti Lazarus Corps dan Omega Men setelah membantu pekerja yang tertindas di tambang.
Lois Lane di sini bukan sekadar reporter cinta-cintaan. Dia bekerja untuk kelompok yang berusaha menangkap Superman seri usaha ini justru memicu percakapan dan simpati daripada konflik klasik jurnalis-superhero.
Mentalitas Superman: Lebih “Raw” Dari Biasanya
Dalam wawancara yang dipublikasikan, Jason Aaron menjelaskan bahwa versi ini menggali apa yang membuat Superman sebuah karakter sebenarnya bukan hanya sekadar kekuatan atau simbol. Daripada bergantung pada keluarga atau teman, Kal-El dalam AU ini harus menemukan jati dirinya dari pengalaman pahitnya sendiri.
Aaron ingin versi ini terasa segar dan berbeda tanpa melupakan inti dari karakter yakni apa yang ia perjuangkan dan kenapa ia berjuang. Ini berarti ada banyak unsur kejutan, perubahan sejarah Krypton, dan dinamika baru antara satu tokoh dengan yang lain.
Bagaimana Fans Bereaksi?
Walaupun banyak pembaca yang menghargai pendekatan baru ini, beberapa kritik juga muncul. Diskusinya beragam; sebagian memuji kedalaman emosional cerita, namun ada juga yang menganggap Absolute Superman terasa kurang “menarik” dibanding judul Absolute lain seperti Absolute Batman.
Namun demikian, cara Carter menulis AU membuat karakter yang dikenal tampil berbeda namun tetap memiliki sisi autentik telah jadi bahan perbincangan hangat di komunitas komik.
Kesimpulan: Superman yang Berjuang untuk Tempatnya Sendiri
Absolute Superman bukan hanya serial komik biasa. Ini adalah eksperimen naratif di mana legenda Superman diuji dengan cara yang lebih keras dan lebih manusiawi bukan oleh supervillain semata, tapi oleh sistem yang tidak memahaminya, oleh pihak berwenang yang takut, dan oleh dunia yang tak peduli pada asalnya.
Hasilnya adalah versi pahlawan yang kurang nyaman, lebih bijak, dan lebih gelap tetapi selalu setia pada nilai-nilai dasar yang membuat Superman tetap relevan setelah lebih dari 80 tahun.
Editor : ALengkong