MANADOPOST.ID- Perayaan Goan Siau atau Cap Go Meh di Manado, Sulawesi Utara, begitu meriah. Ribuan masyarakat menunggu barisan ritual dan non ritual dari 9 Klenteng yang ada di Kota Tinutuan, Selasa (3/3).
Berpusat di depan Klenteng Ban Hing Kiong, rute perayaan Cap Go Meh berlangsung begitu luar biasa. Dari jalan DI Panjaitan menuju ke jalan Siswomiharjo. Kemudian ke arah jalan S Parman dan mengarah ke jalan Walanda Maramis. Barisan kemudian ke atas menuju TKB di jalan Dotulolng Lasut dan kembali ke Jalan DI Pandjaitan, finis lagi di panggung utama.
Masyarakat bahkan hingga turis mancanegara terapukau dengan yang ditampilkan. Mulai dari barisan musik bambu, Kabasaran hingga kemegahan kereta hias. Baik dua dari Klenteng Kwan Kong dan tiga dari Klenteng Ban Hing Kiong.
Menampilkan aksi yang memukau para tamu undangan di panggung utama. Ada Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus bersama Wagub Victor Mailangkay, Walikota Manado Andrei Angouw dan Wawali Richard Sualang, serta jajaran forkopimda provinsi dan kota. Didampingi Tokoh Paguyuban Etnis Tionghoa Hengky Wijaya.
Yang diawali aksi tarian Naga dan Barongsai di depan panggung untuk. Gubernur Yulius bersama para pejabat lainnya, bergantian memberi makan angpao ke para Barongsai yang melakukan atraksi menarik.
Kemudian masuk ke arakan ritual. Dimulai dengan Klenteng Tiong Tan Lie Goan Swee, ada 1 Kio dan 1 Tangsin. Kemudian Klenteng Lo Tjia Miao dengan 1 Kio dan 1 Tansin. Klenteng Thian Tan Kiong, 2 Kio dan 2 Tangsin. Klenteng Hok Tek Cin Sin, 1 Kio.
Klenteng Kong Tek Cun Ong ada 1 Kio 1 Tangsin. Klenteng Seng Kong Bio, 1 Kio 1 Tangsin dan Klenteng Hian Thian Sang Tee, 1 Kio 1 Tangsin.
Kemudian Klenteng Kwan Kong dengan 2 Kio dan 1 Tang Sin. Serta di akhir ada Klenteng Ban Hing Kiong, 1 Tang Sin dan 4 Kio. Walaupun berdesakan tidak mengurangi antusias masyarakat menyaksikan yang ditutup dengan pesta kembang api di akhir.
Maka dalam kesempatan ini, Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan bahwa ini sudah jadi atraksi budaya dan pariwisata di Manado. "Ini kegiatan budaya untuk kota Manado. Jadi kebudayaan warga kota Manado. Dan untuk saat ini kita berharap ini jadi atraksi pariwisata untuk kota Manado," katanya.
Lanjutnya berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan tiap tahunnya. Terlebih menurutnya juga dapat menjadi pemersatu masyarakat di Manado. "Tentunya berharap setia tahun seperti ini. Kita lihat masyarakat sangat antusias. Dan saya berharap ini bisa menjadi kegiatan yang bisa mempersatukan masyarakat kota Manado," tegasnya.
Ungkapan Terima masih pun disampaikan Ketua Matakin Sulawesi Utara Pon Riano Bagy. "Kami mengucapakan terima kasih kepada Gubernur, Wagub, Walikota dan Wawali serta forkopimda yang boleh bersama mengambil bagian dalam perayaan Goan Siau. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya dan berterima kasih atas kehadirannya," ungkapnya.(*)
Editor : Reza Abdilah