Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

FABLE: Kebangkitan RPG Legendaris dengan Dunia yang Bereaksi pada Pilihan Pemain

ALengkong • Minggu, 8 Maret 2026 | 15:40 WIB

FABLE
FABLE

MANADOPOST.ID - Setelah hampir 15 tahun “menghilang” dari industri game, seri Fable akhirnya kembali dengan sebuah reboot besar yang direncanakan rilis pada tahun 2026. Game ini dikembangkan oleh Playground Games dan diterbitkan oleh Xbox Game Studios, membawa kembali dunia fantasi Albion dengan pendekatan modern yang lebih interaktif dan reaktif terhadap keputusan pemain.

Bagi banyak gamer lama, Fable adalah salah satu RPG yang paling dikenal karena sistem moralitas dan humor khas Inggrisnya. Namun, versi terbaru ini tidak sekadar melanjutkan cerita lama, melainkan memulai ulang franchise tersebut agar relevan dengan generasi pemain baru.


Reboot Besar Setelah Vakum Panjang

Game Fable (2026) merupakan sebuah reboot penuh dari seri yang sebelumnya populer di era Xbox 360. Seri Fable terakhir yang dirilis adalah Fable The Journey pada 2012, sehingga jarak antara game lama dan reboot ini mencapai lebih dari satu dekade.

Playground Games merancang game ini sebagai awal baru bagi franchise, bukan remake atau sekuel langsung dari trilogi sebelumnya. Tujuannya adalah mempertahankan identitas Fable seperti humor, pilihan moral, dan dunia fantasi yang unik sambil memperbarui gameplay, desain dunia, serta teknologi visual agar sesuai dengan standar RPG modern.

Game ini dijadwalkan rilis pada musim gugur 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC (Windows), menjadikannya pertama kalinya seri Fable hadir di platform PlayStation.


Dunia Albion yang Lebih Hidup dan Terbuka

Salah satu perubahan terbesar dalam reboot ini adalah desain dunia Albion yang kini sepenuhnya open world. Pada game sebelumnya, area dalam Fable lebih terstruktur seperti hub yang terpisah. Dalam versi baru, pemain dapat menjelajahi dunia secara bebas tanpa banyak batasan.

Albion dalam game ini digambarkan sebagai dunia dongeng yang hidup, penuh desa, hutan, dan kota yang memiliki kehidupan sosial sendiri. Bahkan dunia itu sendiri dirancang agar terasa bereaksi terhadap tindakan pemain.

Beberapa elemen penting dari dunia Albion antara lain:

Pengembang bahkan menyebut bahwa game ini memiliki sekitar 1.000 NPC buatan tangan yang masing-masing memiliki suara, rutinitas, dan kepribadian berbeda.

Pendekatan ini bertujuan menciptakan dunia yang tidak hanya luas, tetapi juga terasa benar-benar hidup.


Sistem Moralitas yang Lebih Kompleks

Salah satu ciri khas seri Fable sejak awal adalah sistem moralitas “baik vs jahat”. Dalam game lama, pilihan pemain akan memengaruhi penampilan karakter—misalnya karakter jahat akan memiliki tanduk seperti iblis.

Namun dalam reboot 2026, sistem ini diubah secara signifikan.

Alih-alih menggunakan skala moralitas sederhana, game ini memperkenalkan sistem reputasi lokal. Artinya, bagaimana orang memandang pemain akan bergantung pada tindakan yang mereka lihat atau dengar.

Misalnya:

Dengan sistem ini, reputasi pemain tidak lagi universal. Seseorang bisa dianggap baik di satu tempat, tetapi buruk di tempat lain.

Pendekatan ini membuat dunia terasa lebih realistis karena reputasi berkembang seperti dalam kehidupan nyata—berdasarkan cerita yang beredar dan pengalaman orang terhadap kita.


Gameplay: Kebebasan Membentuk Gaya Bertarung

Dalam hal gameplay, Fable tetap mempertahankan identitasnya sebagai action RPG, tetapi dengan sistem pertempuran yang lebih fleksibel.

Pengembang memperkenalkan konsep baru yang disebut “style weaving”, yaitu sistem yang memungkinkan pemain menggabungkan berbagai gaya bertarung secara bebas.

Pemain dapat mencampur tiga jenis serangan utama:

Sistem ini tidak mengunci pemain ke dalam kelas tertentu seperti “mage” atau “warrior”. Sebaliknya, pemain dapat menyesuaikan gaya bertarung sesuai preferensi mereka dan mengubahnya kapan saja selama permainan.

Pendekatan tersebut memberi kebebasan besar bagi pemain untuk bereksperimen dengan strategi bertarung.


Lebih dari Sekadar Bertarung

Selain eksplorasi dan pertempuran, Fable juga menawarkan berbagai aktivitas kehidupan di dalam dunia Albion.

Beberapa fitur yang kembali hadir atau diperluas antara lain:

Elemen-elemen ini membuat permainan terasa seperti simulasi kehidupan dalam dunia fantasi, bukan hanya sekadar petualangan aksi.


Cerita dan Nuansa Dunia Dongeng

Dari sisi cerita, Fable tetap mempertahankan identitas uniknya: dunia fantasi yang terasa seperti dongeng daripada epik fantasi besar.

Pengembang menggambarkan Albion sebagai tempat di mana kehidupan sehari-hari masyarakat biasa bercampur dengan sihir dan kejadian aneh. Ceritanya sering kali tidak selalu serius dan memiliki humor khas Inggris yang menjadi ciri franchise ini sejak awal.

Dalam salah satu premis awal yang diperlihatkan, pemain akan mengejar sosok misterius yang telah membekukan seluruh desa, sebuah kejadian yang menjadi pemicu petualangan di dunia Albion.

Gaya cerita seperti ini menekankan pilihan kecil yang bisa menghasilkan konsekuensi besar—sesuai dengan filosofi utama game tersebut.


Strategi Baru Microsoft: Hadir di PlayStation

Salah satu kejutan terbesar dari reboot Fable adalah kehadirannya di PlayStation 5.

Selama lebih dari dua dekade, Fable dikenal sebagai franchise yang sangat identik dengan Xbox. Namun strategi Microsoft dalam beberapa tahun terakhir mulai berubah dengan merilis beberapa game ke platform lain untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Langkah ini membuat Fable berpotensi menjangkau pemain baru yang sebelumnya tidak pernah memainkan seri ini.


Harapan Baru untuk Franchise Fable

Kembalinya Fable bukan hanya sekadar nostalgia bagi penggemar lama. Game ini juga menjadi upaya besar untuk membangun kembali franchise RPG yang pernah sangat populer.

Dengan dunia open world yang lebih hidup, sistem reputasi yang kompleks, serta gameplay fleksibel, reboot ini mencoba membawa konsep klasik Fable ke standar RPG modern.

Jika berhasil, Fable 2026 berpotensi menjadi salah satu RPG fantasi terbesar di generasi konsol saat ini—dan mungkin membuka kembali era baru bagi seri legendaris tersebut.

 

Di Buat Oleh: Y.M.G

Editor : ALengkong
#Fable #Game 2026