MANADOPOST.ID - Film animasi The Super Mario Galaxy Movie menjadi salah satu proyek besar yang paling dinanti para penggemar Nintendo. Film ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan besar The Super Mario Bros. Movie (2023) yang meraup lebih dari 1,3 miliar dolar di seluruh dunia. Kesuksesan tersebut membuat Nintendo dan Illumination melanjutkan ekspansi dunia Mario ke layar lebar dengan petualangan yang jauh lebih luas bahkan sampai ke luar angkasa.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Amerika Serikat pada 1 April 2026, dengan distribusi global oleh Universal Pictures. Proyek ini kembali diproduksi oleh Chris Meledandri dari Illumination bersama kreator Mario, Shigeru Miyamoto, yang memastikan adaptasi film tetap setia pada semangat seri game Nintendo.
Sekuel Langsung dari Film Mario 2023
Secara konsep, The Super Mario Galaxy Movie merupakan sekuel langsung dari film Mario sebelumnya. Film ini kembali digarap oleh duo sutradara Aaron Horvath dan Michael Jelenic, sementara naskahnya ditulis oleh Matthew Fogel.
Sebagian besar pengisi suara dari film pertama juga kembali menghidupkan karakter mereka, di antaranya:
-
Chris Pratt sebagai Mario
-
Anya Taylor-Joy sebagai Princess Peach
-
Charlie Day sebagai Luigi
-
Jack Black sebagai Bowser
-
Keegan Michael Key sebagai Toad
-
Kevin Michael Richardson sebagai Kamek
Selain karakter lama, film ini juga memperkenalkan tokoh penting dari dunia Mario Galaxy, termasuk:
-
Benny Safdie sebagai Bowser Jr.
-
Brie Larson sebagai Princess Rosalina
Kembalinya para aktor lama dan hadirnya karakter baru menunjukkan bahwa sekuel ini tidak hanya melanjutkan cerita sebelumnya, tetapi juga memperluas dunia Mario ke wilayah yang belum pernah dijelajahi di film sebelumnya.
Cerita: Petualangan Mario di Galaksi
Premis utama film ini membawa Mario dan Luigi ke petualangan yang jauh lebih besar daripada sebelumnya. Cerita dimulai ketika Mario dan Luigi bertemu dengan Yoshi, karakter dinosaurus hijau ikonik yang sudah lama menjadi bagian dari seri game Mario. Bersama Yoshi, mereka bergabung dengan Princess Peach dan Toad untuk melakukan perjalanan melintasi ruang angkasa.
Petualangan mereka membawa kelompok ini ke berbagai planet dan galaksi yang terinspirasi dari game Super Mario Galaxy (2007) dan Super Mario Galaxy 2 (2010). Dalam perjalanan tersebut, mereka bertemu dengan Princess Rosalina, penguasa kosmik yang menjadi figur penting di alam semesta Mario. Ancaman utama dalam cerita berasal dari Bowser Jr., putra Bowser yang berusaha melanjutkan ambisi ayahnya. Ia menjadi antagonis baru yang berusaha menantang Mario dan teman-temannya dalam skala yang jauh lebih besar.
Kembalinya Villain Klasik: Wart
Salah satu kejutan yang paling menarik perhatian penggemar adalah kemunculan kembali Wart, villain klasik dari game Super Mario Bros. 2 (1988).
Wart merupakan makhluk mirip katak yang dikenal sebagai penguasa dunia mimpi Subcon. Dalam game klasik tersebut, ia memimpin kelompok musuh bernama 8 bits dan menyerang lawannya dengan cara menyemburkan gelembung.
Kemunculan Wart di film ini menjadi momen penting karena karakter tersebut hampir tidak pernah muncul lagi dalam media Mario modern selama puluhan tahun. Banyak penggemar lama bahkan menganggapnya sebagai villain yang terlupakan. Kehadirannya di film ini dianggap sebagai upaya Nintendo untuk menggali kembali sejarah panjang waralaba Mario.
Selain Wart, poster promosi film juga memperlihatkan karakter klasik lain dari Super Mario Bros. 2, seperti Mouser dan Birdo, yang semakin memperkuat nuansa nostalgia bagi penggemar lama.
Perluasan Dunia Sinematik Mario
Film ini menjadi langkah penting dalam membangun dunia sinematik Mario.
Sejak film pertama sukses besar di box office, Nintendo dan Illumination terlihat serius menjadikan franchise Mario sebagai seri film animasi jangka panjang. Presiden Nintendo, Shuntaro Furukawa, bahkan pernah menyatakan bahwa perusahaan tertarik membuat lebih banyak film animasi berdasarkan IP mereka jika film Mario pertama berhasil.
Dengan latar cerita yang kini melibatkan planet dan galaksi, film ini membuka peluang besar untuk memperkenalkan lebih banyak karakter dan dunia dari berbagai game Mario. Banyak elemen dari game Super Mario Galaxy seperti planet kecil, perjalanan antarbintang, dan makhluk kosmik diperkirakan akan menjadi bagian penting dalam visual film.
Produksi dan Musik
Seperti film sebelumnya, produksi animasi dikerjakan oleh Illumination Studios Paris, studio yang juga dikenal lewat seri Despicable Me dan Minions. Animasi film ini sempat memasuki tahap pascaproduksi pada awal 2026 setelah proses animasi utama selesai. Untuk musiknya, komposer Brian Tyler kembali menggarap soundtrack film. Musiknya akan menampilkan orkestrasi besar yang menggabungkan tema klasik Mario dengan aransemen baru yang terinspirasi dari game Super Mario Galaxy.
Antisipasi Penggemar
Sejak diumumkan secara resmi pada 2024, film ini langsung menarik perhatian penggemar game dan film animasi. Salah satu alasan utama antusiasme tersebut adalah kesuksesan film Mario pertama yang menjadi salah satu film animasi terlaris sepanjang masa.
Dengan latar luar angkasa, karakter baru seperti Rosalina, serta kembalinya villain klasik seperti Wart, banyak penggemar percaya bahwa film ini akan menjadi petualangan Mario yang lebih besar, lebih spektakuler, dan lebih penuh referensi terhadap sejarah panjang franchise Nintendo.
Di Buat Oleh: Y.M.G
Editor : ALengkong