MANADOPOST.ID- Pembangunan daerah melalui program pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga diseriusi Pemprov Sulawesi Utara. Pasalnya merupakan salah satu pilar penting yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas SDM serta penguatan ketahanan keluarga.
Hal ini terjabarkan dalam Rakor Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana kabupaten/kota seantero bumi nyiur melambai. Berlangsung virtual yang diinisiasi oleh Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana (Disdukcapil-KB) Sulut, Selasa (10/3).
Diketahui Rakor ini menghadirkan sejumlah narasumber dari pemerintah pusat dan daerah, antara lain Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah IV pada Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri.
Maka dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Dukcapil-KB Sulut Christodharma Sondakh yang juga sebagai narasumber menegaskan, Pemprov akan terus memperkuat sinergi pembangunan kependudukan.
Dalam paparannya, ditekankan pentingnya koordinasi dan sinkronisasi program antara pemerintah daerah, dalam pelaksanaan program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana. Menurutnya, sejumlah isu strategis kependudukan perlu mendapat perhatian bersama.
"Hal ini untuk peningkatan kualitas pelayanan keluarga berencana, penguatan pembangunan dan ketahanan keluarga, pencegahan perkawinan usia anak serta pemanfaatan data kependudukan sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih akurat dan berbasis data," tegasnya.
Dirinya berharap melalui rapat koordinasi ini, terbangun sinergi dan komitmen yang semakin kuat semua pihak. "Sehingga pelaksanaan program pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga di Sulawesi Utara dapat berjalan lebih efektif serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan SDM dan kesejahteraan masyarakat," terangnya.(*)
Editor : Reza Abdilah