Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Cuaca Ekstrem Intai Pemudik di Sulut, Hujan Lebat dan Petir Diprakirakan Landa Sejumlah Wilayah Selama Sepekan

Tanya Rompas • Senin, 16 Maret 2026 | 07:52 WIB

Ilustrasi Hujan (Reza Mangantar/MP)
Ilustrasi Hujan (Reza Mangantar/MP)

MANADOPOST.ID— Menjelang periode arus mudik Lebaran, masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan peringatan dini 7 harian yang dirilis oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, sejumlah wilayah diperkirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Peringatan dini tersebut berlaku mulai Senin, 16 Maret 2026 hingga Minggu, 22 Maret 2026, yang bertepatan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang musim mudik.

BMKG menjelaskan, kondisi atmosfer di wilayah Bumi Nyiur Melambai saat ini dipengaruhi beberapa faktor, antara lain anomali suhu permukaan laut di kisaran -2,0 hingga +2,2 derajat Celcius yang berpotensi menambah massa uap air di atmosfer. Selain itu, nilai Southern Oscillation Index (SOI) sebesar +15,3 turut meningkatkan aktivitas pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur, termasuk Sulawesi Utara.

Tidak hanya itu, fenomena atmosfer seperti Gelombang Kelvin, MJO Spasial, Low Frequency, serta Gelombang Equatorial Rossby juga berkontribusi pada peningkatan aktivitas konvektif yang memicu pertumbuhan awan hujan. Kondisi ini diperkuat dengan indeks labilitas lokal yang cukup kuat, sehingga mendukung terbentuknya hujan disertai angin kencang di beberapa wilayah.

Pada Senin (16/3), potensi hujan diperkirakan terjadi di sejumlah daerah seperti Manado, Bitung, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, hingga wilayah Bolaang Mongondow Raya, termasuk Kepulauan Sangihe dan Talaud.

Sementara pada Selasa (17/3), potensi hujan diperkirakan masih terjadi di wilayah Bitung, Minahasa Utara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, serta wilayah kepulauan seperti Sitaro, Sangihe, dan Talaud.

Memasuki Rabu (18/3), hujan berpotensi terjadi di Manado, Bitung, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow Utara, dan Bolaang Mongondow Selatan. Sedangkan pada Kamis (19/3), potensi hujan lebih terkonsentrasi di wilayah Minahasa Utara serta Bolaang Mongondow Utara dan Selatan.

BMKG mencatat pada Jumat (20/3) tidak terdapat wilayah yang berpotensi hujan signifikan. Namun pada akhir pekan, yaitu Sabtu hingga Minggu (21–22 Maret), potensi hujan diperkirakan terjadi di wilayah Kepulauan Talaud.

Kondisi cuaca yang berpotensi berubah cepat ini menjadi perhatian khusus bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, terutama pengguna transportasi darat dan laut.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, genangan air, pohon tumbang, maupun gelombang tinggi di wilayah perairan yang dapat mengganggu perjalanan selama musim mudik.(***)

Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian di wilayah:

Senin, 16 Maret:

MANADO, BITUNG, MINAHASA, MINAHASA UTARA, MINAHASA SELATAN, MINAHASA TENGGARA, BOLMONG, BOLMONG TIMUR, BOLMONG UTARA, BOLMONG SELATAN, KEP. SANGIHE DAN KEP. TALAUD

 

Selasa, 17 Maret:

BITUNG, MINAHASA UTARA, BOLMONG, BOLMONG UTARA, KEP.

SITARO, KEP. SANGIHE DAN KEP. TALAUD

 

Rabu, 18 Maret:

MANADO, BITUNG, MINAHASA UTARA, MINAHASA SELATAN, BOLMONG UTARA, DAN BOLMONG SELATAN

 

Kamis, 19 Maret:

MINAHASA UTARA, BOLMONG UTARA, DAN DAN BOLMONG SELATAN

 

Jumat, 20 Maret:

NIHIL

 

Sabtu, 21 Maret:

KEP. TALAUD

 

Minggu, 22 Maret:

KEP. TALAUD

Editor : Tanya Rompas
#Sulut #BMKG #Mudik #Cuaca #Cuaca Ekstrem