MANADOPOST.ID—Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2025 dalam rapat paripurna DPRD Sulut yang digelar Rabu (25/3). Gubernur Sulut Yulius Selvanus, menekankan berbagai program strategis difokuskan pada peningkatan pelayanan dasar, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur.
Dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), gubernur menjelaskan sektor pendidikan menjadi prioritas utama melalui transformasi sistem pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan industri. Salah satu langkah nyata adalah penguatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar lulusannya siap kerja.
“Kita melakukan transformasi besar melalui penguatan SMK yang terhubung dengan dunia industri,” ujarnya.
Ia menyinggung pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan sebagai tonggak penting bagi kemajuan pendidikan di wilayah Minahasa. Selain itu, pemerintah provinsi telah merevitalisasi sedikitnya 50 sekolah untuk meningkatkan kualitas sarana belajar. Program beasiswa juga terus diperluas guna membantu siswa berprestasi maupun kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.
Di sektor kesehatan, Pemprov Sulut memusatkan perhatian pada penurunan angka stunting. Upaya ini dilakukan melalui intervensi gizi yang terarah serta peningkatan layanan kesehatan hingga ke daerah terpencil. Pemerintah juga memastikan ketersediaan obat-obatan dan tenaga medis di seluruh wilayah.
“Kami fokus pada penurunan prevalensi stunting secara signifikan melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif,” kata Yulius.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah mempercepat pembangunan jalan dan jembatan guna memperlancar konektivitas antarwilayah. Selain itu, pembangunan jaringan irigasi juga diprioritaskan untuk mendukung sektor pertanian, khususnya dalam menjaga ketersediaan air bagi lahan produktif.
Di bidang perumahan, program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) terus digencarkan. Pemerintah memberikan bantuan stimulan agar masyarakat dapat memiliki tempat tinggal yang sehat dan layak huni.
Tak hanya itu, aspek keamanan dan ketertiban juga menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah memperkuat sinergi antara BPBD, Satpol PP, serta aparat keamanan untuk menjaga stabilitas wilayah. Mengingat Sulawesi Utara berada di kawasan rawan bencana, peningkatan kapasitas personel serta penyediaan peralatan penyelamatan modern terus dilakukan.
Di sektor sosial, Pemprov Sulut menunjukkan komitmennya dalam melindungi kelompok rentan. Program pemberdayaan panti sosial, penyaluran bantuan logistik bagi korban bencana, serta perlindungan bagi penyandang disabilitas terus dioptimalkan.
Secara keseluruhan, LKPJ 2025 ini menggambarkan arah kebijakan pemerintah yang berfokus pada pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan berbagai program tersebut, diharapkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara dapat terus meningkat secara berkelanjutan.(gel)
Editor : Angel Rumeen