Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Maesa Amerika Dapat Pengakuan Resmi di Parlemen New York dalam Indonesian Community Day 2026

Tommy Waworundeng • Kamis, 26 Maret 2026 | 21:19 WIB

 

Maesa Amerika Dapat Pengakuan Resmi di Parlemen New York dalam Indonesian Community Day 2026
Maesa Amerika Dapat Pengakuan Resmi di Parlemen New York dalam Indonesian Community Day 2026

MANADOPOST.ID – Momen bersejarah tercipta dalam ajang Indonesian Community Day 2026 ketika komunitas Indonesia, termasuk Maesa Amerika, diperkenalkan secara resmi di ruang sidang legislatif negara bagian New York atau Assembly Chamber, Selasa (24/3/2026).

Puluhan diaspora Indonesia termasuk Maesa Amerika  (perkumpulan tou Minahasa di New York), mendapat pengakuan langsung di Gedung Capitol negara bagian Albany. Ini menjadi peristiwa langka, di mana komunitas Indonesia diperkenalkan di hadapan para pembuat kebijakan setempat.

Sejumlah anggota majelis negara bagian New York menyambut hangat kehadiran Maesa Amerika dan delegasi Indonesia lainnya. Mereka menilai diaspora Indonesia merupakan komunitas aktif yang telah memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan sosial maupun ekonomi di New York.

Joutje Kaunang dan istri Eva Kaunang-Purba mengapit salah satu anggota parlemen New York
Joutje Kaunang dan istri Eva Kaunang-Purba mengapit salah satu anggota parlemen New York

Rangkaian acara diawali dengan penampilan seni dan budaya Indonesia yang memukau. Maesa Amerika turut ambil bagian dengan menampilkan kekayaan budaya Minahasa.

Delegasi Maesa diwakili oleh Ketua Maesa, Butje Monintjah bersama istri Rose Masinambow, Mia Monintjah, Rudy Pirih, serta pasangan suami istri Joutje Kaunang dan Eva Kaunang-Purba.

Ikut berperan juga Koordinator Maesa : Indonesian Community Day Celebration : Ibu Jeannette Wijaya -Awuy. Juga Arahan / Komunikasi sehingga Maesa ikut dalam acara Indonesia  Community Day Celebration, Ibu Joke Malonda-Kaunang.

Diaspora Indonesia di gedung parlemen negara bagian  New York
Diaspora Indonesia di gedung parlemen negara bagian New York

Dalam kesempatan tersebut, enam perwakilan Maesa tampil ke depan memperagakan sekaligus menjelaskan makna pakaian tradisional Bentenan dan busana adat Minahasa.

Penjelasan disampaikan langsung oleh Butje Monintjah selaku Ketua Maesa Amerika yang menekankan nilai budaya dan filosofi di balik busana tersebut.

Tak hanya itu, komunitas Batak juga turut memperkenalkan budaya mereka melalui organisasi Persadaon Bangso Batak (PBB) yang dipimpin oleh Pelita Napitupulu.

Mereka menampilkan pakaian adat khas Batak dengan dominasi warna merah dan ulos, menambah semarak keberagaman budaya Indonesia.

Foto bersama  dengan beberapa anggota parlemen New York
Foto bersama dengan beberapa anggota parlemen New York

Salah satu anggota majelis negara bagian New York menyampaikan bahwa kolaborasi antara Indonesia dan New York memiliki potensi besar, terutama dalam sektor perdagangan dan kerja sama ekonomi.

Sementara itu, Konsul Jenderal Republik Indonesia di New York menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral sekaligus membuka peluang kerja sama strategis di berbagai bidang.

Puncak acara terjadi saat sekitar 75 diaspora Indonesia memasuki ruang Assembly Chamber. Dengan mengenakan batik dan busana tradisional, mereka berdiri ketika Speaker secara resmi memperkenalkan mereka di hadapan sidang.

Pengenalan tersebut menjadi simbol kuat pengakuan terhadap eksistensi dan kontribusi masyarakat Indonesia di Amerika Serikat, khususnya di New York.

Lebih dari sekadar seremoni budaya, kehadiran Indonesia di Gedung Capitol ini juga memiliki makna strategis. New York sebagai salah satu pusat ekonomi dunia dinilai menjadi pintu penting dalam memperkuat kerja sama perdagangan, investasi, hingga promosi komoditas unggulan Indonesia.

Indonesian Community Day 2026 menjadi bukti bahwa diaspora Indonesia, termasuk Maesa Amerika, mampu membawa identitas bangsa ke panggung global—tidak hanya tampil, tetapi juga diakui di jantung kekuasaan legislatif Amerika Serikat. (*)

Editor : Tommy Waworundeng
#Amerika #Indonesia #New York