Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Iran Izinkan Dua Kapal Tanker Pertamina Melintasi Selat Hormuz, Warga Tidak Perlu Khawatir, Stok BBM Indonesia Aman

Tommy Waworundeng • Jumat, 27 Maret 2026 | 22:54 WIB

Prof. Hikmahanto Juwana, SH., LL.M., Ph.D, Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Indonesia,
Prof. Hikmahanto Juwana, SH., LL.M., Ph.D, Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Indonesia,

MANADOPOST.ID-Iran telah mengizinkan dua kapal tanker Pertamina untuk melintasi selat hormus dan kembali ke Indonesia untuk membawa minyak dari teluk Persia.

Hal itu dikatakan Prof. Hikmahanto Juwana, SH., LL.M., Ph.D, Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Indonesia,  saat diwawancarai salah satu TV swasta nasional, Jumat (27/3) sekira pukul 23.00 Wita.

"Saya dapat informasi dua kapal tanker Pertamina sudah diizinkan pihak Iran untuk melintasi selat hormuz untuk kembali ke Indonesia," kata Prof Hikmawanto.

Dengan diizinkannya kapal tanker Pertamina  bisa melintasi Selat Hormuz, menandakan BBM Indonesia aman dari ancaman kenaikan harga bahkan  kelangkaan. Dengan demikian warga tidak perlu khawatir, stok BBM Indonesia aman.

Tetapi guru besar UI itu tetap meminta media untuk konfirmasi atau menunggu informasi resmi dari Kementrian Luar Negeri dan dari Kementrian ESDM RI.

"Informasi lebih lengkap, kita tunggu penjelasan resmi dari pemerintah," kata guru besar Hubungan Internasional UI tersebut.

Sementra itu Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI sendiri, telah memastikan bahwa pemerintah Iran telah merespons positif permintaan pemerintah Indonesia supaya dua kapal tanker Pertamina yang masih tertahan di Selat Hormuz, dapat melintas dengan aman.

Menurut Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela, pihaknya bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran sejak awal telah melakukan koordinasi intensif dengan semua pihak terkait di Iran untuk keselamatan kapal tanker tersebut.

“Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran,” kata Nabyl seperti dilansir kantor berita Antara.

Sebelumnya,  Pemerintah RI lewat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebutkan pemerintah tengah melakukan pendekatan negosiasi untuk membebaskan dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang masih berada di Selat Hormuz.

Namun demikian, Bahlil memastikan bahwa dua kapal tanker yang terjebak di Selat Hormuz tidak mengganggu ketahanan energi Indonesia, sebab Indonesia lekas mencari alternatif pengadaan energi ke negara lain.

Sebelumnya sejumlah media memberitakan, Iran juga sudah mengizinkan kapal tanker Malaysia bisa melintasi selat Hormuz . (*/ant)

Editor : Tommy Waworundeng
#kapal tanker #iran #Izinkan #Pertamina