Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pemerintah Indonesia Berhasil Menjaga Harga BBM Stabil Ditengah Kenaikan di Negara Tetangga, Kepemimpinan Presiden Prabowo Tuai Apresiasi Masyarakat

Reza Abdilah • Minggu, 29 Maret 2026 | 12:33 WIB

TIPS hemat BBM. (Ilustrasi Jawapos).
TIPS hemat BBM. (Ilustrasi Jawapos).

 

MANADOPOST.ID- Apresiasi gencar disampaikan masyarakat kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pasalnya kini ditengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia masih stabil. Sementara itu, beberapa negara tetangga di kawasan Asia Tenggara mengalami lonjakan drastis.

Seperti yang ramai diinformasikan di berbagai platform media sosial. Salah satunya akun Facebook Ditra Yuda. Dalam kontennya, dirinya mempertanyakan harga BBM di seluruh Indonesia yang masih stabil.

"Harga bensin di sejumlah negara Asia Tenggara kompak naik, kok Indonesia bulum naik ya? katanya sembari membeber fakta bahwa telah terjadi kenaikan drastis dibeberapa negara.

"Kenaikan paling drastis adalah Filipina yang mencapai 90 persen. Disana paling murah dari Rp28 ribu hingga paling mahal Rp38 ribu/liter. Terus di Vietnam, naik 20 hingga 34 persen. Thailand naik 46 persen, Malaysia 45 persen dan Singapura 29 persen. Kok bisa ya Indonesia belum naikin harga bensin? ungkapnya.

Halnya akun bernama Grandika Andromeda. "Harga BBM di Asean mengalami kenaikan. Namun harga BBM di Indonesia masih baik-baik saja. Jadi kita ini wajib senang atau justru harus ketar ketir? katanya sembari menunjukkan fakta dari beberapa informasi terpercaya.

Juga dilakukan Silvia Tjan. Dirinya menanggapi harga BBM di Indonesia saat ini. Pun mengapresiasi bahwa harga BBM masih stabil di tengah kenaikan harga di negara-negara Asean. Plus dengan captionnya. "Diejekin maksimal, tapi yang paling jor-joran mempertahankan kepentingan rakyatnya! tegasnya.

Terkait hal ini, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan beberapa keberhasilan untuk menjaga harga BBM stabil ditengah situasi saat ini.

"Kita jago dibanding negara-nagara tetangga kita. Berarti timnya bagus sekali disini. Sekarang kita lihat konteksnya, global sedang tidak stabil, geopolitik sedang bergerak, harga komoditas fluktuatif," katanya.

"Kalau kita lihat negara tetangga kita, BBM sudah naik nggak kira-kira kan. Disini pak, dengan kepemimpinan orang-orang ini, kita bisa menjaga BBM di level yang sekarang, tanpa membahayakan APBN," tambahnya saat berbicara di pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama Madya Kementerian Keuangan RI, Jumat (27/3).

"Jadi tim kita ini jago. Cuman diluar masih kurang di hargai ya? Kita mesti kampanye tuh, kita jago dibanding negara-negara tetangga kita. Berarti timnya bagus sekali disini," katanya sambil tersenyum.

"Pada waktu harga BBM naik ke level yang tinggi itu, saya diundang ke Kartanegara dan ditanya sama Presiden. Gimana APBN? Aman pak," jawabnya.

"Artinya ada tindakan-tindakan yang kita bisa jalankan untuk mengamankan itu (BBM). Dan ini belum terpublikasikan yang baik. Jadi dengan keadaan yang seperti itu, kita tidak pernah panik. Kita approach secara terukur dan tidak pernah ada angka yang aneh-aneh yang tidak bisa kita hitung," tegasnya.(*)

Editor : Reza Abdilah
#Harga BBM #Presiden Prabowo #apresiasi #stabil