Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

BP3MI Halalbihalal Bersama P3MI dan Manado Post, Bentuk Asosiasi

Tommy Waworundeng • Senin, 30 Maret 2026 | 22:12 WIB

BP3MI Halalbihalal Bersama  P3MI dan Manado Post, Bentuk Asosiasi
BP3MI Halalbihalal Bersama P3MI dan Manado Post, Bentuk Asosiasi

MANADOPOST.ID-Balai Perlindungan Pelayanan Pekerja Migran Indoensia (BP3MI) Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, dan Gorontalo, gelar Halalbihalal bersama sejumlah Perusahaan Pengirim Pekerja Migran Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), dan Manado Post.

Hadir langsung Kepala BP3MI  M. Syachrul Afriyadi S.Kom, M.A.P,  Novseli, S.STP, M.A.P Kepala Subbag TU,  ⁠Lussy Lucia Lumi, SE, Khairul Umam, S.STPi, dan  ⁠Hendra Ahmad Dunggio, S.Kom.

Hadir juga para pemilik P3MI  di Manado dan sekitarnya.   Serta Direktur Manado Post Tommy Waworundeng dan pemimpin lPK Gambatte Mirai Manado Febry Paendong.

Menarik dalam halalbihalal itu, Kepala BP3MI  M. Syachrul membentuk asosiasi. " Asosiasi ini untuk membentuk ekosistim  dan LTSA yang tujuannya agar penempatan tenaga kerja yang lebih terarah dan terlindungi," ujar Kepala BP3MI.

Lanjut Kepala Balai, keberadaan LTSA menjadi solusi penting dalam mempermudah proses administrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat calon pekerja migran. Agar mengikuti  prosedur yang resmi dan aman.

Ia juga menegaskan pentingnya kebersamaan semua pihak dalam mendukung keberhasilan program ini. “Kita harus bersatu padu, baik pemerintah, masyarakat, maupun stakeholder terkait, agar LTSA benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat pekerja migran,” tambahnya.

Sementara itu, M. Syachrul Afriyadi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor melalui pembentukan komunitas pentahelix guna menyukseskan program pengiriman pekerja migran ke berbagai negara.

Menurutnya, pendekatan pentahelix melibatkan lima elemen utama, yakni pemerintah, BP3MI, perusahaan pengirim tenaga kerja, komunitas, dan media. “Kami mendorong agar lima elemen ini dapat berkolaborasi secara sinergis. Pendekatan ini lebih efektif dalam mencapai tujuan bersama dibandingkan bekerja sendiri-sendiri,” jelas Syachrul.

Dengan adanya asosiasi kolaborasi pentahelix, diharapkan proses penempatan tenaga kerja, baik dalam negeri maupun luar negeri, dapat berjalan lebih transparan, cepat, dan terhindar dari praktik-praktik ilegal. (*)

Editor : Tommy Waworundeng
#maluku utara #sulawesi utara #halalbihalal