Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Rektor Prof Berty Sompie: 774 Wisudawan Unsrat Manado Gelombang V TA 2025-2026 Harus Mampu Jadi Solusi, Awal Kehidupan Dinamis dan Penuh Tantangan

Reza Abdilah • Selasa, 21 April 2026 | 22:38 WIB
Prof Berty Sompie
Prof Berty Sompie

 

MANADOPOST.ID- 774 Mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado diwisuda, Senin (20/4). Berlangsung dalam rangkaian Sidang Senat di Auditorum Prof Soemitro Djojohadikusumo, dalam agenda wisuda lulusan Program Doktor, Magister, PPDSp-1, Profesi dan Sarjana Gelombang V Tahun Akademik 2025-2026.

Nampak dipimpin langsung Rektor Prof Berty Sompie didampingi Ketua Senat Universitas Prof Dr dr Ralp Kairupan serta jajaran Senat. Dihadiri langsung Wakil Gubernur Dr Victor Mailangkay. 

Indonesia Raya dan Mars Unsrat berkumandang. Pun janji wisudawan dan wisudawati juga menggema. Disaksikan orang tua dan keluarga, haru serta sukacita jadi satu dalam prosesi wisuda yang penuh kebahagiaan. 

Maka dalam kesempatan ini, Rektor turut menyapa seluruh wisudawan dan wisudawati. "Hari ini adalah momentum penting, bukan hanya sebagai penanda berakhirnya proses pendidikan formal di bangku universitas, tetapi juga sebagai titik awal memasuki babak baru kehidupan yang lebih kompleks, dinamis dan penuh tantangan," tegasnya. 

Dirinya mengingatkan bahwa dunia tidak lagi melihat seseorang dari ijasah. "Dunia tidak lagi menilai seseorang hanya dari ijazah, tetapi dari kemampuan berpikir kritis, kreativitas, integritas dan kemampuan beradaptasi," ungkapnya. 

"Dalam konteks ini, Universitas Sam Ratulangi berkomitmen untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, daya saing global serta kepedulian sosial yang tinggi," tambahnya. 

Lanjutnya bahwa setiap lulusan Unsrat, harus mampu menjadi solusi, bukan sekadar bagian-dari masalah. "Sebab ditengah berbagai tantangan pendidikan nasional, mulai dari kesenjangan kualitas pendidikan, relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri, hingga akses pendidikan yang belum merata, kita membutuhkan generasi muda yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki semangat pengabdian kepada bangsa," terang Prof Berty. 

Dirinya menegaskan, hal ini sesuai relevansi pemikiran tokoh besar Dr. G.S.S.J. Ratulangi, yang pernah mengatakan: "Si Tou Timou Tumou Tou", manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain.

"Filosofi ini bukan sekadar slogan, tetapi menjadi jiwa dari pendidikan di Universitas Sam Ratulangi. Bahwa ilmu yang saudara peroleh hari ini, harus diabadikan untuk meningkatkan martabat manusia, memperkuat keadilan sosial dan membangun peradaban yang lebih baik," tegasnya lagi. 

Maka Prof Berty mengajak para wisudawan untuk tidak menjadi generasi yang pasif menunggu peluang, tetapi menjadi generasi yang menciptakan peluang, berinovasi, dan mampu menjawab kebutuhan zaman.

"Angka 774 lulusan hari ini bukan sekadar statistik. Ini adalah representasi harapan harapan keluarga, harapan masyarakat dan harapan bangsa. Setiap dari saudara membawa tanggung jawab moral untuk menjaga nama baik almamater dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara," terangnya lagi. 

"Jangan pernah berhenti belajar. Dunia terus berubah, dan hanya mereka yang mau belajar sepanjang hayat yang akan tetap relevan. Jadilah pribadi yang adaptif, kolaboratif dan berintegritas. Kepada para orang tua dan keluarga, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Sam Ratulangi. Keberhasilan para wisudawan hari ini juga adalah buah dari doa, pengorbanan dan kasih sayang," sambung Prof Berty.(*)

Editor : Reza Abdilah
#Prof Berty Sompie #Unsrat Manado #Rektorat Unsrat #wisuda