MANADOPOST.ID—Sejak dulu, Kota Manado, menjadi salah satu barometer toleransi di Indonesia .
Namun, dalam rilis terbaru SETARA Institute terkait Indeks Kota Toleran (IKT) 2025, Manado tidak lagi masuk dalam 10 besar kota paling toleran di Tanah Air.
Padahal selama ini, ibu kota Sulawesi Utara ini dikenal luas sebagai daerah dengan kehidupan sosial-keagamaan yang harmonis dan inklusif.
Berdasarkan laporan IKT 2025 yang dirilis 22 April 2026, penilaian dilakukan terhadap 94 kota di Indonesia dengan mengacu pada delapan indikator utama.
Mulai dari regulasi pemerintah daerah, regulasi sosial, tindakan pemerintah, hingga kondisi demografi sosio-keagamaan.
Hasilnya, posisi teratas ditempati Salatiga dengan skor 6,492. Disusul Singkawang (6,391) dan Semarang (6,160). Sementara itu, daftar 10 besar juga diisi Pematangsiantar, Bekasi, Sukabumi, Magelang, Kediri, Tegal, dan Ambon.
Namun perlu digarisbawahi, hasil ini murni berbasis data dan metodologi riset. Penilaian IKT tidak hanya melihat minimnya konflik, tetapi juga menilai secara komprehensif kebijakan publik, konsistensi kepemimpinan daerah, serta bagaimana ruang inklusi dibangun dalam kehidupan sosial.
Secara nasional, rata-rata skor IKT berada di angka 4,97. Ini menunjukkan tren perbaikan toleransi di Indonesia, meski masih berlangsung bertahap.
Editor : Ayurahmi Rais