MANADOPOST.ID--Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, secara resmi menerima dokumen asli ketetapan formatur Kepengurusan PWI Provinsi Sulawesi Utara periode 2026–2031, Jumat (24/4/2026), di Gedung PWI Pusat.
Dokumen tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PWI Sulawesi Utara terpilih, Sintya N.C. Bojoh, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Formatur.
Penyerahan ini menjadi bagian dari tahapan administrasi akhir setelah sebelumnya dokumen yang sama telah dikirimkan dalam bentuk elektronik.
Dalam keterangannya, Sintya menjelaskan bahwa penyerahan dokumen asli ini merupakan bentuk laporan resmi atas hasil kerja tim formatur yang telah merampungkan susunan kepengurusan untuk lima tahun ke depan.
“Kami sebelumnya sudah menyampaikan dokumen secara elektronik, dan hari ini kami menyerahkan dokumen aslinya sebagai laporan resmi kepada PWI Pusat,” ujar Sintya.
Ia menambahkan, proses penyusunan kepengurusan dilakukan secara terstruktur dan mengacu pada mekanisme organisasi yang berlaku, sehingga diharapkan dapat memperkuat soliditas internal PWI Sulawesi Utara.
Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menyampaikan apresiasi atas kinerja tim formatur PWI Sulut. Ia menilai seluruh tahapan penyusunan kepengurusan telah berjalan dengan baik dan sesuai prosedur organisasi.
“Laporan ini kami terima dengan baik dan akan segera kami proses untuk dituangkan dalam Surat Keputusan resmi,” ungkap Cak Munir sapaan akrabnya.
Dengan diterimanya dokumen asli tersebut, proses pengesahan Kepengurusan PWI Sulawesi Utara periode 2026–2031 kini memasuki tahap finalisasi di tingkat pusat.
Tahapan ini menjadi langkah penting dalam memastikan legalitas kepengurusan serta keberlanjutan program organisasi di daerah.
Diharapkan, dengan segera diterbitkannya Surat Keputusan dari PWI Pusat, kepengurusan baru PWI Sulawesi Utara dapat langsung menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.
Hal ini juga menjadi momentum untuk semakin memperkuat peran PWI dalam menjaga profesionalisme, integritas, serta kualitas jurnalisme di daerah.
Ke depan, PWI Sulawesi Utara diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan kapasitas wartawan serta menjaga marwah profesi jurnalistik di tengah dinamika perkembangan media yang semakin kompleks, dinamis dan kompetitif. (yol)
Editor : Julius Laatung