Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Kolaborasi Keris-Manado Post, Dorong Pengembangan UMKM di Seluruh Pelosok Sulawesi Utara, Hadirkan Pasar Lokal, Nasional hingga Mancanegara

Reza Abdilah • Senin, 27 April 2026 | 09:04 WIB
FGD bersama seluruh pengurus DPP, DPD dan DPC Keris yang berlangsung di Grha Pena Manado Post, pekan lalu.

 
FGD bersama seluruh pengurus DPP, DPD dan DPC Keris yang berlangsung di Grha Pena Manado Post, pekan lalu.  

 

MANADOPOST.ID- Kerajinan Industri Sulut (Keris) berkontribusi nyata di bumi nyiur melambai. Bahkan menargetkan 1000 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) akan dirangkul di 15 kabupaten/kota tahun 2026.

Hal ini dijabarkan jelas dalam FGD di Grha Pena Manado Post, dengan tema 'Peran Keris Membangun Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045', Jumat (24/4) akhir pekan lalu. 

Dalam diskusi yang dihadiri oleh jajaran pengurus DPP, DPD dan DPC Keris ini, rencana besar akan dilaksanakan untuk Pengembangan ekonomi masyarakat di Sulawesi Utara. Diantaranya pembuatan Sentra UMKM di tiap daerah. 

Juga sebagai wadah berkumpulnya pelaku usaha, agar semua produk di daerah akan dibantu dalam hal pemasaran. Serta akan ada pelatihan dan pendamping juga legalitas UMKM.

Pun Keris akan membantu masyarakat agar bisa mengembangkan potensi yang terkubur dan akan digali lagi, terlebih pemasaran di era digitalisasi menuju pasar Nasional dan Mancanegara.

Halnya disampaikan Ketua Umum DPP Keris Victor Kawengian. Menurutnya Keris sebagai wadah untuk mempromosikan dan memasarkan produk UMKM di Sulawesi Utara. Juga untuk membangun pasar lokal, nasional dan internasional. 

"Keris hadir untuk mendampingan UMKM dari pelosok daerah yang kurang tersentuh. Keris ini untuk pendaftaran anggota, baik pengusaha dan ada usaha. Tidak menutup kemungkinan baru mau berusaha, mau buka usaha, Keris siap merangkul," katanya. 

"Ada program Inkubator. Pengusaha baru dan lama kita rangkul untuk berkembang. Ada komitmen menyertakan diri sebagai anggota, mengikuti aturan dan berhak menerima keuntungan. Tentunya wajib mentaati aturan yang ada di Keris," tambahnya. 

Lanjutnya banyak program DPP. "Nantinya akan melanjutkan ke DPD dan disosialisasikan ke DPC, yang akan melaksanakan sebagai striker untuk mewujudkan semua program kerja," ungkapnya menambahkan akan ada pendataan untuk mendata semua anggota.

"Untuk mengetahui permasalahan. Data jelas dan konkeret ini akan membuat suatu program. Misalnya terkait permodalan yang jadi masalah utama. Maka akan dicarikan solusi, contohnya berkolaborasi dengan koperasi. Juga kerjasama dengan perbankan," terangnya. 

"Kita akan membantu agar permodalan bisa ada solusi. Pendamping dan pelantihan manajemen supaya siap untuk diberi pinjaman, agar tidak membuat masalah ke depan," sambungnya. 

Diketahui kini fokus ke DPD Sulawesi Utara menargetkan segera terbentuk DPC di 15 kabupaten/kota. Ini dilakukan agar tujuan Keris di Sulawesi Utara, baik untuk pelaku dan produk usahanya akan dirangkul. 

Seperti disampaikan Ketua DPD Keris Sulut Jody Kalumata. "Sudah pelantikan beberapa daerah. Dalam waktu dekat akan melaksanakan juga pelantikan di DPC, sebab kini baru 4 sampai 5 saat ini," katanya. 

"Jadi ini membuat fondasi. Sebab masing-masing daerah punya keunikan masing-masing. Kalau DPD kurang bisa menjangkau, maka DPC bisa menggali untuk dikembangkan dan dipromosikan. Contohnya kelapa," tambahnya. 

"Target saya bulan Mei, ada 4 sampai 5 akan kita bentuk. Supaya informasi keberadaan Keris di Sulut sudah tersebar. Namun karena kita kompak maka sudah dikenal. Program jangka panjang yang pasti sesuai tujuan, agar pelaku UMKM menonjolkan produk khas Sulawesi Utara. Kita harus kembangkan," tegasnya.(rez) 

Editor : Reza Abdilah
#pasar #UMKM #sulawesi utara #Manado Post