Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

IPM Sulut Konsisten Naik, Tapi Cenderung Landai

Ayurahmi Rais • Senin, 4 Mei 2026 | 22:50 WIB
IPM Sulut
IPM Sulut

 

 

 

MANADOPOST.ID – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Utara (Sulut) tercatat sebesar 76,32. Menempatkan daerah dengan falsafah Sitou Timou Tumou ini di peringkat ke-9 nasional (Data BPS tahun 2025). 

Penelusuran Manado Post menunjukkan, kenaikan IPM Sulut terjadi secara bertahap sejak lima tahun terakhir.

Tahun 2020, IPM berada di angka 73,67, kemudian naik menjadi 74,03 pada 2021, 74,52 pada 2022, sempat turun tipis ke 74,04 pada 2023, lalu kembali meningkat ke 75,68 pada 2024, hingga mencapai 76,32 pada 2025.

Secara kumulatif, IPM memang konsisten naik, namun cenderung landai. Padahal, pada 2010 lalu, Sulut sempat berada di peringkat ke-4 nasional, bahkan pernah menempati posisi pertama.

IPM sendiri merupakan indeks komposit yang mengukur kualitas hidup manusia dari tiga dimensi utama, yakni kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak.

Pengamat ekonomi Sulut, Prof Joy Tulung PhD, menilai capaian Sulut yang masih bertahan di 10 besar nasional patut diapresiasi. Menurutnya, hal ini menunjukkan pembangunan manusia berjalan cukup baik, terutama dalam tiga dimensi utama IPM.

Ia menjelaskan, keberhasilan ini bukan terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari kebijakan pembangunan yang relatif konsisten dalam memperkuat akses layanan kesehatan, meningkatkan partisipasi pendidikan, serta menjaga daya beli masyarakat.

“Dalam konteks kesehatan, peningkatan angka harapan hidup menunjukkan kualitas layanan kesehatan dan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat semakin baik.

Di sektor pendidikan, meningkatnya harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah menunjukkan akses pendidikan semakin luas dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan juga meningkat,” jelasnya.

Menurut Tulung, capaian ini menjadi lebih menarik jika melihat karakteristik Sulut. Ia menegaskan, Sulut bukan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar maupun kapasitas fiskal terbesar seperti DKI Jakarta atau Jawa Timur, namun mampu bersaing dengan banyak provinsi besar lainnya.

“Ini menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan manusia tidak selalu ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi oleh efektivitas kebijakan, kualitas tata kelola, dan konsistensi pembangunan,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa capaian IPM tinggi tidak boleh dianggap sebagai garis akhir. IPM memang menggambarkan kualitas hidup, tetapi belum sepenuhnya mencerminkan daya saing ekonomi masyarakat.

“Tantangan ke depan adalah memastikan kualitas SDM yang baik bisa dikonversi menjadi produktivitas ekonomi yang lebih tinggi, penciptaan lapangan kerja berkualitas, serta peningkatan inovasi dan kewirausahaan. Pendidikan harus menghasilkan tenaga kerja kompetitif, dan kesehatan harus mendorong produktivitas,” tegasnya.

Dalam konteks kawasan timur Indonesia, posisi Sulut dinilai sangat strategis. Dengan modal sumber daya manusia yang kuat, daerah ini berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, terutama di sektor pariwisata, perikanan, perdagangan internasional, dan ekonomi digital.

“Letak geografis Sulut yang dekat dengan kawasan Asia Pasifik memberikan peluang besar untuk menjadi gerbang ekonomi regional,” tambahnya.

Karena itu, peringkat ke-9 nasional ini dinilai harus menjadi fondasi untuk lompatan pembangunan berikutnya. Fokus pembangunan ke depan tidak hanya pada peningkatan angka IPM, tetapi juga pada kualitas SDM yang lebih substantif.

“Yang dibutuhkan adalah pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri, penguatan keterampilan digital, riset dan inovasi, serta pengembangan kewirausahaan generasi muda.

 Dengan begitu, Sulawesi Utara tidak hanya memiliki IPM tinggi, tetapi juga SDM unggul yang mampu menjadi motor transformasi ekonomi di Indonesia timur,” kuncinya.

 

 

Editor : Ayurahmi Rais
#ipm #Indeks Pembangunan Manusia Sulut Melandai #IPM Naik tapi Landai #IPM Sulut 2023 #Sulut