MANADOPOST.ID-Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Dwisurya Indroyono Soesilo, memuji mendiang almarhum Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS), mantan Gubernur Sulawesi Utara.
Pujian itu disampaikan Dubes RI untuk AS Indroyono saat memberikan sambutan dalam Perayaan Paskah dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 Perwakrin (Perkumpulan Warga Kristiani Indonesia) New York dan sekitarnya yang berlangsung, Sabtu (16/5) di St Jacobus Sport Center, Woodside, New York, Amerika Serikat.
Perwakrin ini kebanyak warga Batak dan Minahasa yang menetap di New York dan sekitarnya. Di hadapan ratusan warga Kristiani Indoensia di NY itu, Dubes Indroyono mengenang kesuksesan beliau bersama SH Sarundajang menggelar Iven internasional yang dihadiri peserta dari seluruh dunia.
"Ada warga dari Sulawesi Utara yang hadir di sini? Banyak ya," kata Dubes ketika lihat banyak yang angkat tangan.
"Kalau bapak ibu tanya Indroyono di sana, semua pasti tahu. Karena saya warga kehormatan di Sulawesi Utara," kata Indroyono. Di mana warga kehormatan itu diberikan oleh Gubernur SH Sarundajang saat itu.
"Kalau bapak ibu dari Manado, tahun 2009 ada World Ocean Conference. Ingat nda? Ada juga Coral Triangle Insiatif (CTI) Summit yang presiden presiden beberapa negara datang ke Sulut. Ingat ya?," kata Dubes.
"Yang ketiga ada juga Sail Bunaken, yang kapal kapal perang seluruh dunia hadir. Termasuk kapal kapal perang dari Amerika Serikat. Bahkan kapal induk USS George Washington datang ke Sulawesi Utara. Bapak ibu ingat ya?," kenang Dubes.
"Itu semua bisa sukses terlaksana berkat kerjasama saya dengan mendiang Gubernur Dr Sinyo Harry Sarundajang," puji Dubes Indroyono.
"Saya punya sahabat baik mendiang Pak Sinyo Sarundajang. Bapak Gubernur kita di Sulawesi Utara. Terakhir sebagai Duta Besar Republik Indonesia di Philipina," tambah Indroyono.
Menurut laporan kontributor Manado Post di New York Joutje Kaunang, ratusan warga Kristiani Indonesia dari wilayah East Coast memadati lokasi acara yang berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan.
Ibadah dan perayaan tersebut menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya di usia ke-43 Perwakrin, acara tersebut dihadiri langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Dwisurya Indroyono Soesilo bersama istri.
"Kehadiran Dubes RI menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Perwakrin. Sebab selama 42 tahun perjalanan organisasi itu, belum pernah ada Dubes RI yang hadir langsung dalam kegiatan Perwakrin," ujar Joutje Kaunang bangga.
Selain Dubes RI, hadir pula Konsul Jenderal RI New York Winanto Adi bersama istri, Wakil Konjen RI New York Marlene Nandya Roring bersama suami, staf KBRI dan KJRI New York, Ketua Perwakrin Etiek Lodewijk, Ketua Maesa America Butje Monintjah, para pendeta dari berbagai gereja di New York, New Jersey, hingga Philadelphia.
Hadir juga Soeko Presetyo (sesepuh warga Indonesia di NY, NJ dan Ibu Barbie, Ketua PBB Pelita Napitupulu,, Pdt Herry Wotuloh, mantan Ketua Perwakrin Robert Silaen , Indra Tjahyadi, Yohanes Kristanto dan Istri Sherry Korompis.
Hadir juga Istri dan anak alm James F Sundah Lia dan Erick Sundah. Sebelum acara lagu lilin - lilin kecil (ciptaan James F Sundah) dinyanyikan bersama - sama serta slide video sosok James. Dubes sangat akrab berbicara dengan istri James, Lia yang juga seorang lawyer/pengacara (imigration) di NY.
Koordinator acara ini yakni pasangan suami istri Raymon dan Debbi. Sementara MC perayaan : Vivi Lumanauw dan Desy Puspitasari.
Mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” yang diambil dari 2 Korintus 5:17, ibadah berlangsung khidmat dan penuh penghayatan.
Acara diawali dengan pelayanan pujian oleh Worship Team yang dipimpin Desy Puspitasari bersama Bryan Rombot sebagai pianis serta para vokalis Geldwik Sinyal, Devi Margaretha, Rudy Piri, dan Andrew Rombot.
Rangkaian ibadah diisi dengan puji-pujian, pembacaan Alkitab, doa syafaat, persembahan syukur, hingga khotbah Paskah yang dibawakan Pdt. Astrid Oley-Suwuh dengan tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita.”
Suasana sukacita semakin terasa dalam sesi perayaan HUT ke-43 Perwakrin yang diwarnai penampilan pujian, tarian anak-anak “Perwakrin Kids”, paduan suara KKI New York, hingga penampilan tambourine dari Father’s Love Church.
Ketua Panitia, Ibu Yaya Wonte, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas suksesnya kegiatan tersebut serta apresiasi kepada seluruh panitia dan warga Perwakrin yang telah bekerja keras menyukseskan acara.
Sementara itu, dalam sambutannya, Dubes RI untuk AS Dwisurya Indroyono Soesilo disebut menunjukkan kedekatannya dengan warga asal Sulawesi Utara, khususnya Manado.
Ia bahkan mengungkapkan rasa bangga terhadap figur almarhum Sinyo Harry Sarundajang atau SH Sarundajang, mantan Gubernur Sulawesi Utara yang juga pernah menjabat Duta Besar RI untuk Phlipina.
Dalam sambutannya, Dubes mengaku memiliki hubungan yang sangat dekat dan mengenal baik almarhum SH Sarundajang. Hal itu disambut antusias dan penuh kebanggaan oleh warga Perwakrin, khususnya masyarakat Kawanua yang hadir dalam acara tersebut.
Perayaan semakin semarak dengan peniupan lilin ulang tahun ke-43 Perwakrin dan menyanyikan Mars Perwakrin bersama seluruh peserta yang hadir.
Kesuksesan acara ini tidak lepas dari kerja keras seluruh panitia dan dukungan pasangan suami istri Raymon dan Debbi Rombot yang disebut berperan besar dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Perayaan Paskah dan HUT ke-43 Perwakrin tahun ini pun menjadi momentum bersejarah, bukan hanya karena kemeriahan acara, tetapi juga karena kehadiran langsung Duta Besar RI untuk Amerika Serikat yang memberi semangat dan kebanggaan tersendiri bagi komunitas warga Kristiani Indonesia di New York dan sekitarnya. (*)
Caption
Dubes dan Istri duduk di depan bersama Konjen dan Istri serta Lia Sundah (istri mendiang James Sundah).
Editor : Tommy Waworundeng