Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Daftar Nama Tiga Pasang Calon Paskibra Nasional Asal Sulut, Ada Utusan Manado hingga Kotamobagu

Angel Rumeen • Jumat, 22 Mei 2026 | 13:49 WIB
Gubernur, Wagub, serta Sekprov bersama calon Paskibra Nasional utusan Sulut.
Gubernur, Wagub, serta Sekprov bersama calon Paskibra Nasional utusan Sulut.

 

MANADOPOST.ID—Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara resmi menetapkan tiga pasang calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional usai mengikuti tahapan Penilaian Akhir (Pantukhir) yang dipimpin langsung Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, di Wisma Negara Bumi Beringin Manado, Jumat (22/05/2026).

 

Enam pelajar terbaik yang berhasil lolos seleksi akhir tersebut nantinya akan dipersiapkan mengikuti tahapan seleksi tingkat pusat sebagai wakil resmi Sulawesi Utara pada ajang Paskibraka Nasional 2026.

 

Untuk kategori putera, peserta yang dinyatakan lolos yakni Gabriel Kamasi utusan Kota Kotamobagu, Mathew Manopo utusan Minahasa Utara, serta Keevly Gabriel Telepong utusan Kota Manado.

 

Sementara pada kategori puteri, nama yang berhasil masuk daftar terbaik adalah Faith Maengkom utusan Kabupaten Minahasa, Audrew Ringkuangan utusan Kota Manado, dan Irina Putri utusan Kota Tomohon.

 

Sebelumnya, sebanyak 60 calon Paskibraka yang terdiri dari 30 putera dan 30 puteri mengikuti tahapan Pantukhir tingkat provinsi. Proses tersebut menjadi penentuan akhir sebelum peserta dipilih untuk mewakili Sulawesi Utara di tingkat nasional.

 

Dalam arahannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara serius dan penuh ketelitian. Menurutnya, peserta yang nantinya terpilih bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menjadi representasi kehormatan Sulawesi Utara di hadapan nasional.

 

“Penilaian akhir ini memang krusial dan wewenangnya ada di tangan Gubernur. Dari 10 putera dan 10 puteri terbaik tingkat provinsi nanti, kita akan pilih tiga pasang paling unggul untuk dikirim ke tingkat nasional. Prosesnya harus teliti, cermat, dan tidak ada kompromi, karena nama besar daerah yang dipertaruhkan,” tegas Yulius di hadapan peserta seleksi.

 

Ia menambahkan, seorang anggota Paskibraka tidak cukup hanya memiliki kemampuan fisik yang baik. Kedisiplinan, mentalitas, dan kesiapan menjalankan instruksi menjadi faktor utama yang harus dimiliki setiap peserta.

 

“Seorang Paskibraka harus siap mendengarkan dan melaksanakan perintah dengan tepat. Saya tidak mau memberangkatkan siapa pun secara asal-asalan. Karena itu seleksi dilakukan sangat baik dan mendalam agar yang lolos benar-benar siap,” ujarnya.

 

Di tengah suasana seleksi yang penuh ketegangan, Gubernur Yulius sempat mencairkan suasana dengan membagikan pengalaman pribadinya saat masih muda. Ia mengaku pernah mengikuti seleksi serupa, namun hanya mampu mencapai tingkat kecamatan.

 

“Saya dulu pengalaman mengikuti seleksi juga, tapi cuma sampai tingkat kecamatan, tidak lolos ke provinsi. Jadi bagi kalian nanti yang tidak terpilih ke tingkat nasional, jangan sedih atau berkecil hati. Kalian sudah hebat karena sudah melampaui pencapaian saya di masa lalu,” katanya disambut tawa para peserta.

 

Motivasi tersebut diberikan untuk membangun mental para calon Paskibraka agar tetap percaya diri dan tidak mudah menyerah menghadapi persaingan ketat di tingkat nasional.

 

Lebih lanjut, Gubernur Yulius juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik Sulawesi Utara. Ia menilai para peserta membawa tanggung jawab besar karena Sulut dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki nilai historis penting bagi bangsa Indonesia.

 

“Tunjukkan kualitas terbaik kalian. Ingat selalu, kalian membawa nama kampung halaman Presiden. Jangan pernah lengah, teruslah berlatih, asah kemampuan fisik dan mental, serta hadapi setiap tahapan dengan keseriusan penuh. Harapan kami besar agar langkah kalian di Jakarta nanti mampu mengharumkan nama daerah tercinta ini,” pesannya.

 

Tahapan seleksi Paskibraka Nasional sendiri dikenal sangat ketat karena peserta akan menjalani serangkaian penilaian mulai dari kesehatan, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, mental, hingga kemampuan fisik dan baris-berbaris.

Editor : Angel Rumeen
#Paskibra Nasional #Gubernur Yulius Selvanus