MANADOPOST.ID-Presiden Prabowo Subianto kali ini mengirimkan sinyal bagi aparat penegak hukum. Tangkap mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) nakal, pasca penangkapan tiga eks pimpinan Badan Gizi Nasional dalam kasus dugaan korupsi jual beli titip SPPG.
Sinyal tersebut menjadi warning bagi pengelola SPPG di Sulut. Jika masih main-main, presiden yang juga dikenal sebagai Putra Sulut tersebut, meminta aparat penegak hukum untuk menangkap para bandit dalam lingkungan Mitra SPPG.
“BPKP, KPK semua, penegak hukum harus kita perkuat. Karena saya tidak mau NKRI dilecehkan. Saya tidak mau pemerintah Republik Indonesia tidak dihormati," tegas Presiden Prabowo di sela rapat Program MBG, Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026) kemarin.
Presiden Prabowo menyinggung SPPG yang dalam pelaksanaannya tidak sesuai petunjuk teknis (juknis). Prabowo mengingatkan mitra-mitra pemilik dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyalahi aturan agar segera berbenah.
"(Memberikan) makan ini pekerjaan yang mulia bagi kita dan ini harus berhasil, akan berhasil, kalian bagian penting. Tapi, kalau kalian tidak mau bekerja dengan baik, kalian harus minggir, kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak mau, silakan minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan," tegas Prabowo.
Kegiatan tersebut dihadiri 12.173 peserta, terdiri atas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG), Koordinator Regional (Koreg) SPPG dari seluruh Indonesia, Koordinator Wilayah (Korwil), Kepala SPPG, serta para mitra pelaksana Program MBG.
"Juga di sini tadi dilaporkan ke saya, 5.000 mitra. Coba angkat tangan mitra-mitra. Angkat tangan mitra-mitra. Ya saya lihat tampang-tampang kalian," kata Prabowo.
"Angkat tangan mitra yang yakin dia mitra yang baik, angkat tangan. Oke, turun (acungan tangan) mitra yang baik," ujar Presiden Prabowo.
Sebaliknya, Prabowo meminta mitra MBG yang buruk agar mengacung. Dia berkelakar tak ada pihak yang mengaku. "Mitra yang brengsek angkat tangan, angkat tangan. Enggak ngaku ye," kata Prabowo yang hanya disambut tawa hadirin.
Prabowo kemudian kembali memberikan ultimatum kepada penyedia MBG yang menjalankan program tak sesuai aturan.
"Kalaupun saudara mitra yang brengsek tapi tidak mau ngaku, saya beri kesempatan. Kembalilah ke jalan yang benar. Kembalilah ke jalan yang benar dan kalau saudara yang cepat-cepat lapor, ngaku, Insyaallah selamat," pungkas Presiden Prabowo.(gnr)
Editor : Grand Regar