MANADOPOST.ID – Momentum Peringatan Hari Kelahiran ke-126 Pahlawan Nasional asal Kota Tomohon, Lambertus ‘Babe’ Nicodemus Palar, dimaksimalkan untuk menggulirkan kembali rencana pembangunan monumen penghormatan di kota kelahirannya.
Gagasan tersebut diinisiasi oleh salah satu pendiri Kota Tomohon, Judie Turambi, pada Jumat, 5 Juni 2026.
Judie Turambi mengungkapkan bahwa ide pembangunan monumen Babe Palar sebenarnya telah digagas sejak sekitar 13 tahun lalu, namun baru mulai dikonkretkan pada tahun ini, tepat di hari kelahiran tokoh nasional tersebut.
Menurutnya, momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk merealisasikan gagasan tersebut sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar Babe Palar bagi bangsa Indonesia.
Dukungan terhadap rencana ini datang dari berbagai kalangan, termasuk puluhan insinyur, arsitek, pengusaha, dan tokoh masyarakat asal Tomohon yang tersebar di sejumlah kota seperti Manado, Makassar, Surabaya, hingga Jakarta. Para insinyur dan arsitek disebut siap menyumbangkan pemikiran dan desain terbaik untuk pembangunan monumen, sementara para pengusaha menyatakan kesediaan untuk berkontribusi dalam pembiayaan.
“Ini bukan hanya tentang membangun monumen, tetapi juga menghadirkan simbol kebanggaan masyarakat Tomohon sekaligus destinasi baru yang bernilai sejarah dan edukasi,” ujar Turambi.
Rencana pembangunan monumen tersebut tidak hanya berupa patung utama yang dirancang dari bahan perunggu, tetapi juga akan dikembangkan menjadi kawasan terpadu yang mencakup perpustakaan Babe Palar, taman, area kuliner, serta fasilitas parkir yang memadai. Untuk mendukung konsep tersebut, dibutuhkan lahan seluas kurang lebih satu hektare.
Turambi menambahkan bahwa pembentukan panitia pembangunan monumen telah dipersiapkan dan dalam waktu dekat akan dikukuhkan oleh Wali Kota Tomohon. Panitia ini nantinya akan bertugas merumuskan konsep teknis sekaligus menggalang sumber pendanaan, baik melalui dukungan pihak swasta maupun partisipasi masyarakat.
“Partisipasi masyarakat sangat penting agar monumen ini benar-benar menjadi milik bersama dan menumbuhkan rasa memiliki,” tambahnya.
Diketahui, Lambertus ‘Babe’ Nicodemus Palar merupakan tokoh penting dalam sejarah perjuangan Indonesia di kancah internasional. Ia berperan besar dalam memperjuangkan pengakuan kemerdekaan Indonesia di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa, hingga akhirnya Indonesia diterima sebagai anggota ke-60 PBB.
Dengan rencana ini, diharapkan Kota Tomohon tidak hanya memiliki monumen bersejarah, tetapi juga destinasi wisata baru yang mampu meningkatkan kunjungan serta menggerakkan perekonomian lokal. (yol)
Editor : Julius Laatung