MANADOPOST.ID- Kini genap 20 tahun Manado Town Square (Mantos) hadir bersama masyarakat Sulawesi Utara. Dua dekade lamanya, Mantos selalu hadir untuk menjawab kebutuhan pengunjung setianya. Tak henti memberikan inovasi terbaik, full of surprises untuk seluruh warga Manado, Sulut.
20 Tahun Bersama, Terus Melangkah Maju, di usung dalam momentum spesial tahun ini. Dipuncaki semalam dalam perayaan di atrium Mantos 3. Lebih spesial kala dihadirkan langsung Komisaris Utama PT Gerbang Nusa Perkasa Jenderal TNI (Purn) Dr Wiranto bersama Direktur Utama PT Gerbang Nusa Perkasa Hengky Wijaya.
Juga Direktur Manajemen Ika Maya Sari, Direktur Marketing Jefri Putra Wijaya, Direktur Operasional Rudini Putra Wijaya, Direktur Finance Sherly Putri Wijaya, GM Mantos Yono Akbar. Serta Direktur Utama Manado Post Marlon Sumaraw dan Direktur Manado Post Tommy Waworundeng.
Ada juga manajemen Four Points by Sheraton Manado, jajaran manajemen Mantos dan media partner para admin sosial media Manado.
Dalam puncak rangkaian syukur ulang tahun ke 20. Yang sebelumnya menyambangi para relasi setia yang selalu mensupport perjalanan Mantos, bersama para tenant. Kemudian berbagai kasih kepada masyarakat sekitar Mantos, yang ada di Kelurahan Sario Utara di Lingkungan 3, 4 dan 5, tempat Mantos berada.
Kemeriahan dilanjutkan dalam Mantos Singing Contest yang bergulir selama 2 hari. Di hari pertama ada 26 peserta yang menunjukkan kualitas masing-masing, untuk lolos ke babak final. Final Mantos Singing Contest pun berlangsung sebelum puncak HUT ke 20 Mantos.
Maka Jenderal TNI (Purn) Wiranto langsung menyapa pengunjung Mantos. "Malam ini saya senang sekali dapat berada di tengah saudara-saudara sekalian. Ini karena saya mempunyai suatu kenangan disini," katanya sembari menjelaskan perjalanan karirnya saat ditugaskan di Sulut.
"Tahun 1968 saya sudah mendarat disini. Saya tinggal di Lokon, disitu. Dan tahun 1982 saya kesini lagi, di Teling saya beberapa tahun disana. Maka setiap saya kemari, tentunya saya mempunyai kenangan yang indah," ungkapnya.
Dirinya juga bernostalgia awal perjalanan Mantos hingga jadi mall terbesar di bumi nyiur melambai. "20 tahun yang lalu, saya dan pak Hengky Wijaya mencoba merenungkan. Mengapa di Manado yang begitu banyak penghasil cengkeh waktu itu, tapi duitnya ngalir ke Jakarta. Semua belanja ke Jakarta," tegasnya.
"Jadi alangkah baiknya kalau kita punya pusat perbelanjaan sendiri. Karena itu kita terima kasih waktu itu, karena dari Lippo Karawaci bersedia untuk pertama kali membangun grup Matahari yang ada disini dan Hypermart ada disini," tambahnya.
"Walaupun mereka tidak percaya waktu itu kalau ada Hypermart, ada Matahari akan menghasilkan satu keuntungan," sambungnya.
Wiranto bahkan berani menjamin keberhasilan kedepan Mantos kala itu. "Tapi saya katakan, potong leher saya kalau di Manado anda tidak beruntung, ya kan begitu. Dan ternyata, ternyata kita saksikan bahwa 20 tahun kemudian kita punya satu mall seperti ini," katanya diiringi tepuk tangan meriah.
Hal ini tegasnya, merupakan kerja keras dan ikhlas. "Ini tentunya merupakan hasil kerja sama, kerja cerdas, kerja ikhlas dari kita semua. Dari Gerbang Nusa Perkasa, dari grup Mantos dan tentunya dari saudara-saudara sekalian warga Manado. Terima kasih semuanya," ungkapnya.
Wiranto berharap Mantos tetap jadi icon kota Manado kedepannya. "Mudah-mudahan Mantos, Manado Town Square, tidak hanya berhenti di 20 tahun. Tapi diharapkan terus tumbuh berkembang dan menjadi icon kota Manado dan dapat memberikan satu sumbang terbaik ya, dari pertumbuhan ekonomi di Manado. Mari kita berdoa mudah-mudahan kita semua diberikan kesehatan, diberikan kekuatan dan juga diberikan sukses sampai nanti. Terima kasih," tegasnya lagi.(rez)
Editor : Reza Abdilah