Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Gubernur Instruksikan Perangkat Daerah Pemprov Sulawesi Utara Tingkat Inovasi Pelayanan, Tindaklanjuti Peraturan Mendagri

Reza Abdilah • Senin, 8 Juni 2026 | 15:08 WIB
Gubernur Yulius Selvanus
Gubernur Yulius Selvanus

MANASOPOST.ID- Sulawesi Utara berupaya berinovasi dalam pelayanan ke masyarakat. Dibawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, inovasi jajaran perangkat daerah di Pemprov Sulut terus meningkat. 

Terlebih menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2017 yang menegaskan bahwa kepala daerah, Gubernur wajib melaporkan inovasi daerah ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Hal ini dievaluasi setiap tahun, untuk penilai level inovasi daerah, sesuai laporan kepala daerah masing-masing. Merujuk pada level sangat inovasi, inovasi dan kurang inovasi. 

Seperti disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Sulut Jani Lukas. Menurutnya sesuai instruksi Gubernur, untuk meningkatkan inovasi di masing-masing perangkat daerah. 

 

Kepala Bapelitbangda Jani Lukas
Kepala Bapelitbangda Jani Lukas

 

Lukas menjelaskan bahwa untuk penilaian inovasi tahun 2026, berdasarkan data tahun 2024 dan 2025. "Ini yang akan dilaporkan pak Gubernur tahun 2026. Jadi penilaian Mendagri ke Gubernur. Ada yang di level sangat inovasi, inovasi dan kurang inovasi," katanya. 

Lanjutnya bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Sulut masih di dalam penilaian kurang inovasi. Maka pihaknya akan memacu untuk berinovasi, dimulai dari pimpinan dan pegawai Bapelitbangda. 

Sebab kemajuan daerah tergantung inovasi yang dilaporkan. "Maka ini tugas dari pak Gubernur untuk meningkatkan hal ini," ungkapnya. 

"Pertama staf Litbang harus paham inovasi sendiri. Harus menunjukkan kemajuan di bidang inovasi. Harus menunjukkan kita inovasi," tambahnya. 

Ada tiga inovasi yang sementara dilakukan Litbangda. Ada English Day tiap Senin. "Dari pidato sampai keseharian kerja," katanya menambahkan kemudian ada Policy Brief. 

"Artinya semua wajib menulis kajian singkat, untuk membedah isu aktual yang terjadi. Bisa topik apa saja, untuk meningkatkan SDM litbang," tegasnya 

Ketiga laporan mingguan dan bulanan tiap staf. "Biar jadi contoh ke semua perangkat daerah lainnya. Maka kita sepakat buat ini," terangnya 

"Litbang harus paham inovasi agar jadi contoh untuk perangkat daerah lain. Sebab ketika inovasi dibuat perangkat daerah, maka Litbang yang memproses dan siap mendukung data-data ini," tambahnya. 

Lukas menyampaikan ada penegasan Gubernur terkait setiap perangkat daerah wajib memasukkan dua inovasi tiap tahun. "Jadi kita hanya menindaklanjuti," tegasnya lagi. 

Inovasi yang akan dilakukan perangkat daerah, ungkap Lukas, disesuaikan untuk peningkatan pelayanan masyarakat dan kinerja. Untuk itu, kesiapan perangkat daerah harus maksimal. 

"Harus menciptakan inovasi sesuai edaran dan kreasi masing-masing. Saya berharap Sulut dapat penghargaan. Sebab kalau masuk sangat inovasi, jadi salah satu provinsi terbaik inovatif, jika tewujud akan dapat ketambahan insentif DID yang jumlahnya miliaran," katanya lagi.(*) 

Editor : Reza Abdilah
#Gubernur #sulawesi utara #Mendagri #inovasi