MANADOPOST.ID – Pemerintah Kota Tomohon terus menggaungkan dan mempromosikan sektor unggulannya apalagi kalau bukan pariwisata.
Terbaru, dukungan datang langsung dari Duta Besar Republik Seychelles untuk Republik Indonesia dan ASEAN, Nico Barito, yang menyatakan komitmennya untuk membantu pengembangan pariwisata berbasis florikultura di Kota Tomohon. Plus menyukseskan iven Tomohon International Flower Festival.
Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Wali Kota Tomohon Caroll Senduk, Ketua TP-PKK Ny drg Jeand'arc Senduk-Karundeng dan Ketua Panitia Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 Levita Supit, GM Michi No Eki Vonny Pangemanan, serta Kepala Dinas Pariwisata Judhistira Siwu, yang berlangsung di Kantor Kedutaan Seychelles pada Rabu, 10 Juni 2026.
Dalam kesempatan itu, Nico Barito menegaskan pentingnya peran diplomasi dan kerja sama internasional dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata, khususnya yang berbasis pada kekuatan lokal seperti florikultura. Ia menyebut, pihaknya siap menjembatani kerja sama dengan negara-negara yang memiliki karakteristik serupa dalam mengembangkan wisata berbasis bunga.
Menurut Nico, Tomohon memiliki potensi besar untuk dikenal secara global sebagai destinasi floriculture tourism. Namun, ia menekankan bahwa pengembangan tersebut tidak boleh hanya bergantung pada event tahunan seperti TIFF, melainkan harus mampu menghadirkan pengalaman wisata bunga yang dapat dinikmati sepanjang tahun.
“TIFF memang menjadi momentum penting untuk branding, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana bunga bisa menjadi daya tarik wisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Wali Kota Caroll Senduk menyambut baik dukungan tersebut dan menilai bahwa kolaborasi ini akan memperkuat posisi Tomohon sebagai Kota Bunga di tingkat internasional. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengembangkan sektor pariwisata berbasis potensi lokal yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun jejaring kerja sama global yang diharapkan mampu membuka peluang baru, baik dalam promosi pariwisata maupun peningkatan investasi di sektor florikultura.
Dengan dukungan diplomasi internasional, Kota Tomohon semakin optimistis untuk mengembangkan konsep pariwisata berbasis bunga yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga berkelanjutan dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat lokal. (yol)
Editor : Julius Laatung