MANADOPOST.ID- Kodam XIII/Merdeka berkolaborasi dengan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado. Hal ini terwujud dalam program Karya Bakti Skala Besar tahun 2026. Mengambil tempat pengabdian di wilayah perbatasan Indonesia, tepatnya di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Bakal berlangsung selama 2 bulan, diikuti 66 mahasiswa Kampus Tumou Tou bersama 212 Prajurit Kodam XIII/Merdeka, yang keberangkatannya dipimpin langsung Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus dari di Pelabuhan Samudera Bitung, Sabtu (11/7).
Tak hanya itu, kegiatan besar yang merupakan kolaborasi bersama antara Unsrat, Kodam XIII/Merdeka dan Pemkab Talaud ini, pencanagannya dilaksanakan Gubernur Mayjen (purn) Yulius Selvanus di Melonguane, Rabu (15/7).
Diketahui Rektor menugaskan 4 Dekan untuk memimpin misi tersebut. Ada Dekan Fisip Dr Ferry Daud Liando, Dekan Fakultas Peternakan Dr Stanley Lombogia, Dekan FEB Dr Victor Lengkong dan Dekan MIPA Dr Gerald Tamuntuan. Keempatnya didampingi juga oleh 17 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Maka dalam kesempatan tersebut, Dr Ferry Liando menegaskan hal ini dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. "Untuk itu, Unsrat melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat. Kegiatan ini menjadi unik karena dilaksanakan di wilayah perbatasan," katanya.
Lanjutnya bahwa peserta adalah 66 mahasiswa yang merupakan perwakilan dari masing-masing fakultas. Pun dalam pengabdian pada masyarakat ini, para mahasiswa di sebar di 4 kecamatan wilayah perbatasan, yakni Esang, Rainis, Beo dan Melonguane.
"Ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kami hadir di tengah masyarakat untuk melihat secara langsung apa yang menjadi kebutuhan mereka serta berbagai persoalan yang dihadapi," tegasnya.
"Mahasiswa perlu melihat langsung kondisi di lapangan agar mereka mengetahui apakah ada kesenjangan antara teori yang dipelajari di kelas dengan realitas yang terjadi di masyarakat. Pengalaman seperti ini akan melengkapi proses pembelajaran mereka," tambahnya.(*)
Editor : Reza Abdilah